12 February 2015

Pesan Titiek Soeharto ke Menteri Susi: Jadi Menteri Jangan Sepotong-potong!

//images.detik.com/content/2015/02/12/4/susi3.jpg
Jakarta -Wakil Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto memberikan semangat kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Semangat ini diberikan karena tekanan kepada Menteri Susi cukup besar terutama menyangkut beberapa kebijakan yang dikeluarkan.

Titiek juga mengungkapkan, pesan ini disampaikan agar Susi tidak banyak mengeluh dan wajib menyelesaikan jabatannya, sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan hingga tahun 2019 mendatang.

"Kalau jadi menteri harus sampai habis. Jangan sepotong-potong," tegas Titiek saat ditemui di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Kamis (12/02/2015).

Titiek mengingatkan Susi, jabatan yang diperolehnya adalah mandat yang diberikan langsung oleh presiden. Karena itu, Susi diminta tidak banyak mengeluh, tetap tegas dan komitmen menjalankan aturan.

"Tidak ada cerita capek sudah ah. Kan sudah bersumpah di awal-awal untuk itu," katanya dengan nada semangat.

Meskipun demikian, Titiek tetap mengkritik beberapa kebijakan yang dikeluarkan Susi. Namun, kritikan darinya bisa dijadikan tolak ukur agar ke depan kinerja Susi bisa jauh lebih baik.

"Tetap aja menjalankan. Gebrakan semua bagus," kata Titiek.

Sejak dilantik 27 Oktober 2014 lalu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengaku banyak perubahan dalam dirinya. Ia bahkan mengaku, hidupnya kini berubah cepat seperti roller coaster.

"Satu pelajaran bagi saya, 3 bulan ini seperti roller coaster, tata krama, and many things, saya banyak hal yang tidak mengerti sebelumnya menjadi mengerti," kata Susi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/02/2015).

Perubahan tidak hanya terjadi pada sikap, Susi mengaku sudah lebih fasih berbicara bahasa Indonesia.

"Bahasa Indonesia saya juga semakin baik. Sudah lebih lengkap vocabulary saat pertemuan-pertemuan seperti ini," imbuhnya.

Ia mengatakan, hal itu didapat dari interaksi yang terjadi setiap hari, antara ia dengan para pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Saya juga terima kasih kawan-kawan di KKP, dan dukungannya agar kita bisa bekerja dengan baik," kata Susi.

Susi menegaskan ke depan prioritasnya tetap memberantas illegal fishing. Selain itu kebijakan yang akan dia keluarkan tetap berpihak pada nelayan kecil.

"Saya hanya menerima investasi asing untuk pabrik, pengolahan, aqua culture. Lain dari itu tidak kalau mau bikin perahu boleh untuk nelayan Indonesia. Tetapi kita kapal besar yang dibawa ke Indonesia. Jadi tidak usah takut," jelas Susi.


No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih