25 February 2015

Jawaban PAM Jaya Terkait Kekesalan Ahok

Kompas.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat mengunjungi pelayanan KB, di Rusunawa Tambora, Jakarta Barat, Selasa (24/2/2015).

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Utama PAM Jaya Sriwidyanto Kaderi mengakui telah menerima surat dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. Surat tersebut berkaitan dengan pengambilalihan PT Palyja oleh PAM Jaya. 

"Saat ini sedang on going. Kita sedang memproses perintah dari Pak Gubernur," ujar Sriwidyanto Kaderi, Rabu (25/2/2015). 

Sri menjelaskan akan mematuhi perintah Basuki secepatnya. Akan tetapi, saat ini, perintah yang diberikan oleh Basuki baru mengambil alih PT Palyja saja. Sementara itu, PT Aetra Air Jakarta belum akan diambil alih. Sri mengatakan hal ini karena baru PT Palyja yang siap untuk melepas saham. 

"Untuk Aetra ini belum karena saat ini pihak yang sudah siap untuk melepas itu kan baru Palyja. Kami juga sedang membereskan satu per satu terlebih dahulu," ujar Sri. 

Sri enggan berkomentar mengenai amarah yang dikeluarkan oleh Basuki kemarin. Menurut dia, persoalan sudah selesai dan PAM Jaya sedang menindaklanjuti perintah Gubernur. 

Mengenai perkembangan perdamaian antara PAM Jaya dan Koalisi Masyarakat Menolak Swastanisasi Air Jakarta (KMMSAJ), Sri mengaku sudah ada pembicaraan. "Kami sudah melakukan pertemuan kemarin sore. Di sana, kami bicarakan duduk permasalahannya. Pada dasarnya, kami sama-sama sepaham," ujar Sri. (Baca: Ahok: Saya Bencinya Setengah Mati kepada PAM)

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih