Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, berkomitmen tindakan korup tak boleh lagi dilakukan bawahannya. Salah satu caranya, dengan melakukan transparansi.
Ahok, sapaannya, mengatakan, cara paling mudah untuk transparansi adalah dengan mengurangi transaksi tunai. Satu yang sudah dia coba, menerapkan e-budgeting.
"Yang penting transparansi saja. Makanya salah satu yang kita lakukan e-budgeting," ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (25/2).
Sedangkan untuk penegakan transparansi secara nontunai pada lingkup PNS DKI Jakarta, mantan Bupati Belitung Timur ini akan melakukan pembatasan transaksi. Pegawai tidak boleh lagi melakukan transaksi di atas Rp 25 juta apalagi dilakukan tunai.
"Jadi dengan transparansi dan cash management system kita bisa monitor semua transaksi uang kita dengan baik. Itu idenya di situ," katanya.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih