13 February 2015

Ahok geram kenapa Menteri Tjahjo lebih percaya DPRD bukan pemprov

Merdeka.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolomengembalikan APBD Jakarta tahun 2015 karena dianggap tak sesuai format. Anggaran DKI tahun ini mencapai Rp 73,08 triliun.

"Enggak apa-apa, dulu juga gitu," kata Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/2).

Meski santai, sebenarnya Ahok kesal dengan sikap Menteri Tjahjo. Dia yakin ada pihak yang mempengaruhi Kemendagri. Dugaan kuat Ahok, orang yang dimaksud adalah DPRD.

"Ini persoalan oknum DPRD ngomong atau kirim surat ke Kemendagri bahwa yang dikirim dari kita enggak sah, tapi harus dari mereka," jelas Ahok.

Padahal, kata Ahok, surat itu sengaja dilayangkan orang tak bertanggung jawab itu karena masih ada yang coba-coba memainkan anggaran yang sudah diketok.

"Enggak fair kan. Makanya saya harap Mendagri ikutin yang kita kirim, bukan dari DPRD. Kan sudah ketuk palu. Kalau dari DPRD lagi dia ganti-ganti lagi," tambahnya.

"Mau buka-bukaan nggak saya bilang, oknum DPRD berusaha ganti Rp 8,8 triliun saya enggak mau ngasih. Dia nggak mau ngaku," katanya.

Dugaan ini, kata Ahok, bukan tanpa bukti. Dia siap menghadirkan saksi yang mengetahui akal-akal anggota DPRD dan para staf-nya.

"Ini saya ada saksi semuanya ini, panggil saja polisi kalau nekat. Semua staf DPRD kerja siang malam ngapain? Itu mereka ganti-ganti dana semua. Dana dicopot-copotin diganti," ungkap Ahok.

Bila Menteri Tjahjo tak juga mengindahkan pernyataannya ini, Ahok menegaskan dirinya bisa bekerja tanpa APBD. Dia lantas heran, untuk rakyat saja masih diakali,

"Kalau alasan itu kita enggak mau dikasih APBD, ya sudah enggak usah. Nggak usah! Orang Jakarta nggak butuh APBD kok. Lu percaya sama saya. Orang Jakarta yang penting urusin sampah," pungkasnya.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih