JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama enggan menanggapi sindiran anggota DPRD DKI Jakarta Ahmad Husin Alaydrus yang mengatakan bahwa ia "asal bunyi" tentang pejabat DKI yang bergaya hidup mewah.
"Ya terserah dialah dia mau ngomong gitu. Pusing amat. (Pejabat DKI yang hidup mewah) memang ada. Nanti pelototin aja kalau dia lagi pesta semua," kata pria yang akrab disapa Ahok itu, di Balaikota Jakarta, Kamis (3/7/2014).
Ahok pun memperingatkan pejabat-pejabat yang ia maksud itu untuk segera melaporkan harta kekayaan serta barang-barang yang ia miliki. Bila tidak, ia mengaku tidak akan segan-segan untuk mencopot mereka dari jabatannya saat ini.
"Makanya kita lagi teken buat laporin ke KPK nih. Kalau enggak mau kita copot. Beberapa sudah mulai lapor. Semua pejabat wajib," tegas mantan Bupati Belitung Timur itu.
Sebelumnya, Alaydrus meminta Ahok untuk segera membuka data mengenai pejabat DKI yang ia sebut gemar bermewahan. Hal itu menyusul pernyataan Ahok yang mengaku telah mencatat daftar nama-nama pejabat DKI yang memiliki arloji bernilai miliaran rupiah, sepatu ratusan juta, dan barang mewah lainnya.
"Ahok jangan asbun (asal bunyi) saja, ungkap semua pejabatnya. KPK juga harus klarifikasi pernyataan Ahok itu," kata pria yang akrab disapa Habib Alaydrus itu kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (3/7/2014).
Tak hanya itu, Alaydrus juga meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat menyelidiki nama-nama pejabat yang memiliki barang mewah seperti yang diungkap Ahok.
Menurut dia, tidak sepantasnya seorang pejabat memamerkan harta kekayaan mereka dan sifat itu dapat mencoreng pegawai negeri sipil (PNS).
Oleh karena itu, para pejabat DKI mulai dari tingkat eselon IV hingga eselon I seharusnya melaporkan harta kekayaan berupa Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK.
"Ahok sebut anak buah dia punya arloji Rp 1,4 miliar, tas Hermes, lainnya. Habib aja 10 tahun jadi anggota dewan enggak mampu beli barang-barang itu. Arloji Habib mereknya Seiko harganya Rp 500.000 dan dompet Habib harganya Rp 100.000," ujar politisi partai Demokrat itu.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih