23 August 2016

Jalan Deplu Raya Tak Lagi Macet Setelah Dilebarkan

Sejumlah petugas Suku Dinas Bina Marga Kecamatan Kebayoran Lama melakukan pengaspalan untuk pelebaran Jalan Raya Deplu, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (23/8/2016).

Pengaspalan Jalan Raya Deplu, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (23/8), terus dikerjakan Suku Dinas Bina Marga Kecamatan Kebayoran Lama. Pengaspalan dilakukan setelah pagar di sisi jalan itu dibongkar pada 15 Agustus 2016 demi memperlebar jalan itu.

Jalanan itu kini sudah memiliki lebar 14 meter. Kondisi bottle nack yang merupakan penyebab kemacetan di Jalan Raya Deplu sudah dapat teratasi.

Kemacetan sering terjadi sebelumnya karena jalan menyempit setelah melewati jembatan Kali Pesanggrahan.

Uji coba pemakaian jalan diterapkan Selasa ini. Jalan satu arah menuju Pondok Indah atau Kebayoran Lama dari Bintaroterpantau ramai lancar.

Saat memantau pengaspalan Jalan Raya Deplu, Kepala Seksi Sudin Bina Marga Kecamatan Kebayoran Lama, Rifky menuturkan uji coba penggunaan jalan sudah berjalan dengan baik. Kemacetan yang kerap terjadi setiap pagi, sudah mulai teratasi.

"Jalanan Deplu Raya sekarang sudah tidak macet lagi. Karena bottle nack sudah tidak ada lagi. Ini baru uji coba," kata Rifky. 

Pengaspalan, kata dia, menggunakan bahan scrapping (aspal kerokan). Namun, kualitasnya masih cukup baik. Nantinya, setelah seluruh pagar dibongkar, pihaknya akan menganggarkan di APBD DKI 2017 untuk pembuatan pembatas jalan dan trotoar.

"Uji coba ini dilakukan sekitar 2 bulan, baru pagar dibongkar keseluruhan. Kalau efektif kami akan masukan anggaran untuk penyempurnaan jalan seperti pembatas jalan dan marka, serta trotoar," ungkapnya.

Tiang-tiang listrik masih berada di tengah jalan. Kabel listrik juga masih semrawut. Pemerintah Kota Jakarta Selatan akan bekerjasama dengan PLN untuk pemasangan lampu jalan di tempat itu. 

"Kami juga sedang ngurusin tali-tali air. Agar air dari atas turun bawah langsung menuju Kali Pesanggrahan. Supaya ngga ada genangan di jalanan ini," ucapnya.

Adi (35), salah satu pengendara sepeda motor Yamaha Mio mengaku jalanan sekarang sudah lebar. Sehingga, muat untuk banyak kendaraan. Namun, memang kabel PLN membuat pengendara harus berhati-hati.

"Sudah ngga macet sih. Tapi, liat aja kabel PLN gelayutan dan semrawut gitu," ucap bapak satu orang anak itu.

Dia berharap supaya ada tindak lanjut dari Pemerintah Kota Jakarta Selatan dan PLN. Karena sangat membahayakan bagi pengendara roda dua.

"Kalau bisa secepatnya dikerjakan, supaya saat berkendara kami bisa nyaman," ucapnya.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih