Survei Manilka Research and Consulting pada bulan Agustus 2016 mencatat, tingkat elektabilitas Sandiaga Uno jika dipasangkan dengan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menguat.
Sandiaga enggan berkomentar banyak mengenai kemungkinan berpasangan dengan Risma.
"Itu silakan teman-teman parpol untuk melihat hal ini. Saya melihat, ini suara rakyat. Apa pun putusannya, ini belum final," kata Sandiaga di Bakoel Coffee, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/8/2016).
Menurut dia, masih tersisa enam bulan ke depan untuk meyakinkan hati masyarakat dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Hasil survei ini akan dibawa Sandiaga untuk dianalisis lebih mendalam.
"Kalau datanya, seperti ini datanya, ada gempa tektonik terhadap persepsi warga enam bulan. Jadi ini jalan terbuka bagi siapa saja yang menangkap keinginan warga," ungkap Sandiaga.
Dalam survei itu, Risma menjadi calon gubernur sedangkan Sandiaga di posisi calon wakil gubernur. Dalam dua kali surveihead to head dengan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Heru Budi Hartono serta Ahok-Djarot Saiful Hidayat, pasangan Risma-Sandiaga membuntuti.
Survei menunjukkan elektabilitas head to head antara Ahok-Djarot dan Risma-Sandiaga masing-masing mendapatkan sebesar 20,9 persen. Sisanya, 45,2 persen masih ragu-ragu dan 13 persen tidak menjawab.
Ada pun elektabilitas Ahok-Heru sebesar 21,4 persen, sedangkan pasangan Risma-Sandiaga pada survei bulan Agustus elektabilitasnya mencapai 20,9 persen. Sisanya, 43,2 persen masyarakat masih ragu dan 14,5 masyarakat tidak menjawab.
Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka di wilayah DKI Jakarta mulai tanggal 6-11 Agustus 2016. Besaran sampel ada 440 responden yang dipilih secara acak bertingkat. Margin errorkurang lebih 4,7 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih