29 March 2016

Warga Luar Batang Resah dengan Rencana Penggusuran Pemprov DKI



Kawasan bantaran Pelabuhan Sunda Kelapa di Kampung Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara.


Fitri (23) duduk di atas bangku kayu pelataran rumahnya yang berdiri di atas air laut dekat Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara. Rumah ibu dari dua anak itu berada di luar tanggul kawasan Luar Batang. 

Rumah itu terletak di RT 01/01, Kampung Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara. Bangunan semi permanen itu dibangun tepat di pinggir jembatan penghubung antara Kampung Luar Batang dan Kampung Aquarium. 

"Saya sudah enam tahun tinggal di atas air laut," ucap Fitri membuka pembicaraan dengan Kompas.com di Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (29/3/2016). 

Bersama sang suami, Fitri menempati rumah berukuran 4 x 6 meter persegi. Antara lantai rumah Fitri dengan air laut hanya berjarak sekitar tiga meter. 

Posisi lantai rumah Fitri lebih rendah dibandingkan tanggul yang menjadi penahan kayu dan papan bangunan rumah itu. 

"Saya tahu menyalahi aturan soal rumah. Bangunan ini juga dikasih dari orangtua," kata Fitri. 

Ia mengaku sudah mengetahui rencana Pemprov DKI Jakarta yang akan menertibkan lokasi itu pada April 2016 nanti. Fitri menyatakan telah menerima surat pemberitahuan. 

Dari informasi yang didapat, wilayah bangunannya memang akan terdampak penggusuran. Selain itu, rumah yang berada di atas tanggul juga ikut digusur. 

"Kalau di sekitar Masjid Luar Batang itu enggak kena, mas," kata Fitri. 

Sama seperti Fitri, Tri (23), warga RT 03/03, Kampung Luar Batang, mengungkapkan sudah mengetahui rencana penertiban yang akan dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Rumah Tri berada di atas tanggul. 

"Tapi kalau kata pemerintah, jarak delapan meter dari tanggul juga kena," ungkap Tri. 

Ibu dari dua anak itu mengaku resah setelah mendengar rencana penertiban tersebut. Menurut Tri, pemerintah belum secara jelas memberitahukan wilayah mana saja yang akan terdampak. 

Ia mengaku hanya mendengar penertiban dilakukan sekitar delapan meter dari tanggul. Masjid Keramat Luar Batang disebut tidak akan digusur. Tetapi, informasi itu beredar hanya di kalangan warga setempat.

"Tapi kalau di sekitar masjid itu emang gak kena katanya," ungkap Tri. 

Camat Penjaringan Abdul Khalit menegaskan akan menertibkan bangunan yang letaknya berada di atas air laut dan tanggul di daerah Kampung Aquarium, Pasar Ikan dan sekitar Museum Bahari. 

Ia juga mengungkapkan tak akan menggusur warga Luar Batang, apalagi Masjid Keramat Luar Batang yang sudah menjadi aset sejarah Pemprov DKI Jakarta.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih