Merdeka.com - Sebuah fenomena baru, kebiasaan di masyarakat yang memotret, kemudian menyebarkan (ngeshare) kondisi kemiskinan seseorang ke media sosial. Setelah tersebar, Pemerintah Daerah (Pemda) akan buru-buru menangani persoalan tersebut.
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa justru melihat kebiasaan tersebut sebagai sesuatu yang positif, kendati yang banyak diteropong banyak persoalan di bawah lembaganya.
"Kalau saya melihatnya positif saja. Ada keterbatasan pemerintah untuk memotret semua hal-hal yang membutuhkan layanan dengan tingkat urgensi tertentu. Kalau tidak terpotret, maka semua pihak, masyarakat netizen atau media turut berperan. Menurut saya itu membantu pemerintah untuk melayani sesegera mungkin," kata Khofifah di acara konferensi pers Perisapan Harlah Muslimat NU di Kota Malang, Minggu (20/3).
Pihaknya secara enteng, melihat kebiasaan mengupload dan share foto-foto kemiskinan itu sebagai sesuatu positif. Hanya saja, perlu dilihat sesuai dengan prespektif fungsi dan tugas masing-masing.
Kasus-kasus itu ada di wilayah fungsi dinas di Kabupaten atau Kota, ada yang menjadi wilayah Menteri Sosial (Mensos) dan ada yang menjadi wilayah fungsi pemerintah pusat.
"Bagi saya pada fungsi sebagai Menteri Sosial, saya melihat ini sebagai aspek positif, di mana masyarakat ingin memberikan input pada pemerintah, bahwa ada yang harus segera dilayani, ada yang harus disapa, ada yang harus disupport," terangnya.
Persoalan kemiskinan, kata Mensos, seharusnya tersisir. Kalau tidak sempat disisir, maka siapapun itu akan sangat penting untuk memberikan kepeduliannya. Kepedulian masyarakat sendiri akan sangat bermacam-macam.
"Ada yang kepeduliannya motret lalu ngeshare ke media sosial, ada yang kepeduliannya melihat dan langsung menyapa, kan begitu? Orang melihat oh ini butuh makan langsung dia beri makan, ada yang buka layanan kesehatan langsung diantar ke rumah sakit," katanya.
Perlu diketahui, banyak pihak yang menyebarkan foto-foto kondisi kemiskinan seseorang di media sosial. Terbaru foto-foto Mbah Gini, seorang perempuan renta yang hidup sebatang kara di Kabupaten Malang.
Setelah foto-foto tersebut menjadi perbincangan ribuan nitizen, pemerintah daerah dan masyarakat akan ramai-ramai menangani. Tidak hanya Mbah Gini, sebelumnya banyak hal serupa terjadi.
"Ada yang memang punya kepedulian untuk ngeshare, tidak apa-apa. Saya melihat itu sebagai sesuatu yang positif," pungkasnya.
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa justru melihat kebiasaan tersebut sebagai sesuatu yang positif, kendati yang banyak diteropong banyak persoalan di bawah lembaganya.
"Kalau saya melihatnya positif saja. Ada keterbatasan pemerintah untuk memotret semua hal-hal yang membutuhkan layanan dengan tingkat urgensi tertentu. Kalau tidak terpotret, maka semua pihak, masyarakat netizen atau media turut berperan. Menurut saya itu membantu pemerintah untuk melayani sesegera mungkin," kata Khofifah di acara konferensi pers Perisapan Harlah Muslimat NU di Kota Malang, Minggu (20/3).
Pihaknya secara enteng, melihat kebiasaan mengupload dan share foto-foto kemiskinan itu sebagai sesuatu positif. Hanya saja, perlu dilihat sesuai dengan prespektif fungsi dan tugas masing-masing.
Kasus-kasus itu ada di wilayah fungsi dinas di Kabupaten atau Kota, ada yang menjadi wilayah Menteri Sosial (Mensos) dan ada yang menjadi wilayah fungsi pemerintah pusat.
"Bagi saya pada fungsi sebagai Menteri Sosial, saya melihat ini sebagai aspek positif, di mana masyarakat ingin memberikan input pada pemerintah, bahwa ada yang harus segera dilayani, ada yang harus disapa, ada yang harus disupport," terangnya.
Persoalan kemiskinan, kata Mensos, seharusnya tersisir. Kalau tidak sempat disisir, maka siapapun itu akan sangat penting untuk memberikan kepeduliannya. Kepedulian masyarakat sendiri akan sangat bermacam-macam.
"Ada yang kepeduliannya motret lalu ngeshare ke media sosial, ada yang kepeduliannya melihat dan langsung menyapa, kan begitu? Orang melihat oh ini butuh makan langsung dia beri makan, ada yang buka layanan kesehatan langsung diantar ke rumah sakit," katanya.
Perlu diketahui, banyak pihak yang menyebarkan foto-foto kondisi kemiskinan seseorang di media sosial. Terbaru foto-foto Mbah Gini, seorang perempuan renta yang hidup sebatang kara di Kabupaten Malang.
Setelah foto-foto tersebut menjadi perbincangan ribuan nitizen, pemerintah daerah dan masyarakat akan ramai-ramai menangani. Tidak hanya Mbah Gini, sebelumnya banyak hal serupa terjadi.
"Ada yang memang punya kepedulian untuk ngeshare, tidak apa-apa. Saya melihat itu sebagai sesuatu yang positif," pungkasnya.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih