22 March 2016

Munculnya Calon Independen Kritik atas Praktik Nepotisme dalam Parpol

Peneliti Perludem Donald Fariz mengatakan, fenomena munculnya calon-calon perseorangan di jalur independen dalam pemilihan kepala daerah merupakan bentuk kritik terhadap mekanisme pencalonan oleh partai politik. 

"Menguatnya calon independen dengan basis relawan, saya pikir ini menjadi kritik atas pencalonan oleh parpol," ujar Donald Fariz dalam diskusi yang bertajuk "Perihal Calon Perseorangan dan Revisi UU Pilkada" di kantor Perludem, Jakarta Selatan, Selasa (22/3/2016). 

Dia mengatakan, selain soal mahar, permasalahan yang saat ini terjadi di dalam partai adalah tidak adanya ukuran yang jelas kenapa parpol mengajukan calon tertentu. Sering kali calon yang diajukan lahir melalui proses yang sarat nepotisme dan politik uang. 

(Baca: Faisal Basri: Calon Independen adalah Koreksi atas Arogansi Parpol)

Tidak jarang, kata Donald, calon yang diajukan parpol merupakan sosok yang dekat dengan pimpinan pusat atau masih mempunyai hubungan kekeluargaan.

"Buktinya, banyak sekali pengurus parpol tingkat cabang berpolemik dengan pusat. Proses pencalonannya parpol memang tidak transparan. Mekanisme internalnya kusut, sarat dengan nepotisme dan mahar politik," ungkap dia.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih