Merdeka.com - Dalam acara Peringatan Hari Pekerja Rumah Tangga (PRT) Nasional yang diselenggarakan di Lembaga Bantuan Hukum (LBH), anggota PRT yang mayoritas berjenis kelamin wanita menyatakan protes kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mereka kecewa karena pada tahun 2015 ini di mana merupakan tahun ke-11 atau sejak tahun 2004, PRT sudah memasukkan RRU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT) dalam Prolegnas, namun DPR tidak memasukkannya dalam agenda tahun 2015-2019.
"Sejak Oktober 2014, kami juga kembali mengajukan dan mendesak DPR khususnya Komisi IX dan Baleg untuk menetapkan RUU PPRT dan Konvensi ILO 189 sebagai prioritas Prolegnas 2015," ujar koordinator PRT, Lita Anggraini, Minggu (15/2).
Namun, yang terjadi dalam rapat Panjang Baleg untuk penetapan Prioritas Prolegnas 2015 pada tanggal 5-6 Februari 2015, adalah dihapusnya RUU PPRT dari Prioritas Prolegnas 2015. Bukan hanya itu saja, mereka juga sangat kecewa kepada Jokowi yang akan mewacanakan menyetop PRT untuk bekerja ke luar negeri.
"Jika dibilang PRT tidak bermartabat, bermartabat yang mana menurut dia? Karena menurut saya semua pekerjaan yang penting halal itu bermartabat, tidak korupsi. Yang tidak bermartabat itu seperti koruptor-koruptor. Karena mereka, akses pendidikan itu menjadi terbatas," ucap Nursyahbani selaku ketua dewan pembina.
Atas situasi ini, maka anggota/JALA PRT menyatakan protes atau sikap yaitu mendesak DPR RI untuk menetapkan dan mempertahankan RUU Perlindungan PRT dan Ratifikasi Konvensi ILO No: 189 Kerja Layak PRT dalam Prioritas Prolegnas 2015, mendesak DPR RI dan Menteri Tenaga Kerja untuk melakukan pembahasan, Pengesahan RUU Perlindungan PRT dan Ratifikasi Konvensi ILO No 189 Kerja Layak PRT. Selain itu, mendesak DPR dan pemerintah untuk mewujudkan perlindungan hukum serta langkah strategis perubahan hukum yang tidak diskriminatif bagi PRT di Indonesia, kemudian memprotes Presiden menyetop PRT Hijrah ke luar negeri.
Salah satu aksi yang akan dilakukan JALA PRT adalah mogok makan dan solidaritas bersama yang dilakukan Senin 16 Februari 2015 di depan gedung DPR jam 11:00 WIB.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih