01 February 2015

Pengguna TransJ Protes Wacana Ahok Bolehkan Mobil Masuk Busway

Jakarta - Para pengguna bus TransJakarta keberatan dengan wacana diperbolehkannya mobil pribadi masuk ke jalur TransJ (busway) meski dikutip biaya. Wacana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dianggap malah merugikan penumpang TransJ. 

"Janganlah, (jalanan) ini lancar saja buswaynya masih suka telat. Apalagi (bila) mobil boleh lewat busway," kata Farida (30) saat menunggu bus TransJ di Halte Slipi, Jakarta Barat, Minggu (1/2/2015).

Fauzi, penumpang TransJ lainnya menyebut kebijakan membebaskan mobil pribadi masuk busway meski dipungut bayaran, dianggap tidak efektif. Sebab laju TransJ bisa terhambat dengan masuknya mobil pribadi di jalur yang seharusnya steril tersebut.

"Kasian penumpang TransJ yang sudah berjubel menunggu bus. Jadi nggak efisien waktunya. Kalau mau itu yang kereta di atas (monorail) diselesaikan dulu," ujarnya saat ditemui di Halte TransJ Sudirman. 

Berbeda dengan Farida dan Fauzi, Dwi (23) menganggap wajar ide sang gubernur. Tapi Dwi meminta Ahok memastikan jumlah bus TransJ harus diperbanyak sehingga penumpang tidak harus bersesakan di dalam bus ataupun menunggu lama di halte. 

"Kalau saya si boleh-boleh saja asal buswaynya sudah lancar, seenggaknya ada kepastian datangnya buswaynya ada jaminan bus transJ datang tepat waktu dan ngga terganggu dengan mobil yang melintas di busway," sebutnya

Sementara itu Ben (29) pengendara mobil menanggapi dingin wacana Ahok. Dia meyakini jalur khusus TransJ akan macet sama seperti jalur biasa, bila kebijakan tersebut direalisasikan.

"Sama-sama saja, macet-macet juga, apalagi mesti bayar, lagian beli alat ERP-nya dimana?" ketus Ben.

Ungkapan pesimistis juga disampaikan Iskandar yang bekerja sebagai sopir taksi. Menurut dia harga masuk jalur TransJ dari Rp 200-500 ribu tidak akan dimintai. "Rugi, ngga efektif juga," ucapnya.

Ahok sebelumnya mengemukakan wacana mobil pribadi masuk busway dikenakan biaya Rp 200-500 ribu. Kutipan ini dianggap bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD). (Baca: Ahok Belum Komunikasikan Ide Mobil Bayar Masuk Jalur TransJ) 

Wacana ini ternyata belum jadi bahasan utama Ahok bersama pihak terkait. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Benjamin Bukit mengatakan, ide sang gubernur belum pernah disinggung langsung.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih