02 February 2015

Kemenhub gantung izin Mercedes Benz, Ahok endus mafia bus impor

Kemenhub gantung izin Mercedes Benz, Ahok endus mafia bus impor
Bus tingkat dari Tahir Foundation. ©2014 merdeka.com/imam buhori
Merdeka.com - Lima bus Mercedes Benz hibah dari Tahir Foundation untuk Pemprov DKI hingga kini beroperasional. Penyebabnya, Kementerian Perhubungan menilai bus ini belum memenuhi syarat operasional bus yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan.

Lima bus yang dihibahkan sejak 10 Desember 2014 itu kini masih di simpan di gudang. Hal ini membuat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kesal. Ahok, sapaannya, heran kenapa Pemprov DKI selalu dipersulit saat memproses izin atas hibah yang diberikan pihak ke dua, dan ini sudah kali kedua dia alami.

"Mirip-mirip namanya barang hibah cari-cari, ingat nggak hibahnya Transjakarta yang pake gas, harus pake iklan terus yang bus tingkat juga gini lagi?" ungkap kesal di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (2/2).

Sebelumnya, PT Telkomsel, PT Roda Mas dan PT Ti-Phone pernah akan memberikan 30 bus kepada Pemprov DKI Jakarta dan prosesnya pun juga dipersulit. Sebab, ketiga perusahaan tersebut juga dikenakan pajak reklame lantaran memasang iklan di dalam dan tubuh bus. Padahal nilai pemberian bus tersebut mencapai Rp 45 miliar.

Hal ini membuat, Ahok merasa heran dengan sikap yang diambil oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). "Saya merasa, bukan suudzon, heran orang mau kasih barang yang kami tender mereka enggak tahu aja bus Wecai bisa diterima, Mercedes Benz dari orang kecil aja, orang kenalnya Merci, masak Merci mau bikin bus main-main sih," terangnya.

Memang dalam PP tersebut dikatakan berat bus harus 24 ton. "Cuman prosedurnya enggak lapor dia terus sasisnya busnya bukan sasis bus tingkat, orang sasis mereka kita pakai. Kamu ingat gak waktu orang dulu pakai kijang komando, kijang kapsul itukan sasisnya sasis pick up," tutupnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ahok menambahkan, saat ini pihaknya sudah meminta agar kondisi bus menyesuaikan pada peraturan yang ada di PP. Dia pun menuding ada mafia dalam proses izin bus hibah ini

"Terpaksa kami minta Mercedes Benz ubah, terpaksa minta ubah ke yang lebih berat. Terlambat lagi semua. Saya curiga, jangan-jangan ada mafia biar kami import. Satu bus kan kita nanti dicaci maki orang karena gak bisa nambah bus, satu pihak saya mau beli bus lokal malah digituin," tutupnya.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih