Ahok menilai cara tilang belum efektif untuk membuat pengendara jera masuk jalur busway. Menurutnya, banyak yang meremehkan cara itu.
"Kita nggak bisa mengharapkan, masuk, kena tilang. Nggak bisa. Justru orang-orang kaya, begini kurang ajarnya. Sejuta nggak apa-apa, masuk (busway-red) 10 kali, ketangkep sekali. Berarti diskon dong. Kurang ajar kan," kata Ahok saat diwawancarai wartawan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (2/2/2015).
"Makanya kita mau pasang separator, pasang gate, palang," imbuh suami Veronica Tan itu. Dirinya berencana meninggikan lagi separator busway agar tak bisa diterobos kendaraan.
Ahok mengatakan, pihaknya juga akan memasang palang di setiap jalur busway. Palang itu akan membuka dan menutup secara cepat setiap kali TransJakarta atau bus lain yang beroperasi di busway melintas.
"Mobil nantinya nggak akan bisa masuk. Separator harus tinggi. Ada CCTV juga kita pasang. Begitu ada yang masuk, kita tilang habis-habisan. Kalau sejuta bener sekali tilang, nggak mungkin orang masuk," imbuh mantan Bupati Belitung Timur ini.
Saat ini di beberapa ruas busway sudah ada palang yang dioperasikan secara manual oleh petugas. Namun palang manual itu tak menyurutkan minat pengendara non bus untuk menerobos.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih