Merdeka.com - BD (46) pingsan begitu mendengar kabar anaknya bernama Ngurah GM (16) ditangkap Polres Jembrana, Bali karena kasus pencurian tiga unit sepeda motor. Lebih mengejutkan si ibu, anaknya yang selalu dikenal pendiam dan ramah ini curi motor hanya untuk bisa tampil hedon.
"Saya memang sudah cerai dengan bapaknya. Selama ini ia diasuh ayahnya dan ibu tirinya. Saya tidak sangka kok anak saya jadi pencuri," ungkap ibu Ngurah mengusap tangisnya di depan sel Polres Jembrana, Rabu (25/2).
Dengan berpenampilan modis, mengenakan celana panjang jin dan mengenakan baju kemeja warna biru bermotif bunga serta menenteng tas cantik, setiba di polres Jembrana BD segera menuju ruang tunggu Sat Reskrim.
Bedak tebal yang membalut wajahnya ini berubah jadi blepotan lantaran luntur dengan air mata. Sejumlah pengunjung tahanan juga ikut dibuat sibuk melihat ibu ini yang tak kuasa melihat anaknya yang masih duduk di bangku SMP kelas 3 ada dalam jeruji sel.
"Saya mohon Pak Polisi. Saya saja yang disel, anak saya tidak bersalah," pintanya mengiba sambil bersimpuh di lantai.
Menariknya, ayah dari Ngurah yang juga ada di Polres langsung memeluk mantan istrinya. "Maafkan papa ma, ini salah papa juga. Anak kita jadi seperti ini, papa tidak pernah perhatikan," ucap ayah Ngurah.
Ngurah yang melihat aksi kedua orangtuanya itu, dengan tangan terborgol memeluk ayah dan ibu kandungnya. "Ayah ibu, Ngurah pengen bersatu lagi seperti dulu," ucapan Ngurah membuat para pengunjung lain ikut menitikkan air mata, tidak terkecuali para tahan lain juga nampak mengembang matanya.
Dalam kesempatan tersebut dia mengiba kepada polisi agar anaknya jangan ditahan dan diproses hukum, dan dia berjanji akan membinanya. Apalagi anaknya masih sekolah.
"Saya mohon Pak Polisi, anak saya jangan ditahan. Dia anak saya satu-satunya, dia masih sekolah," ujar BD mengiba di Polres Jembrana.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih