28 January 2015

Wali murid SDN 08 pagi Tebet bantah Ahok soal pungli di sekolah

Merdeka.com - Dinas Pendidikan DKI Jakarta menerima laporan ada sembilan sekolah yang kedapatan melakukan pungutan liar. Laporan itu telah ditindaklanjuti dengan mencopot kepala sekolah di sekolah yang dimaksud.

Salah satu dari sembilan sekolah yang melakukan pungli adalah SDN Tebet Barat 08 Pagi. BN, kepala sekolah-nya pun sudah dicopot.

Tapi Warga Sekolah SDSN Tebet Barat 08 Pagi yang terdiri Komite, WOTK dan Wali Murid Kelas 1-6, menyatakan tak ada pungutan liar di sekolah mereka. 

"Kami seluruh orang tua wali murid SDSN Tebet Barat 08 Pagi yang tergabung dalam Komite SDSN Tebet Barat 08 Pagi, WOTK SDSN Tebet Barat 08 Pagi dan Wali Murid Kelas 1 - 6 SDSN Tebet Barat 08 Pagi (Warga Sekolah SDSN Tebet Barat 08 Pagi) menyatakan bahwa di lingkungan sekolah kami bebas dari pungli," tulis mereka dalam rilisnya yang diterima merdeka.com, Rabu (28/1).

Mereka menilai pernyataan Kepala Dinas Pendidikan DKI Arie Budiman, adalah sepihak. Mereka menyebut memang ada sumbangan dari murid pada sekolah, tapi itu semua diperuntukkan bagi perkembangan dan kemajuan murid.

"Sumbangan atau Donasi terhadap sekolah untuk membantu keadaan sekolah yang mana dana BOS/BOP tidak mencukupi untuk membiayai operasional sekolah yang sudah mendapatkan predikat SDSN serta segudang prestasi anak anak kami selama bersekolah di SDSN Tebet Barat 08 Pagi," jelas mereka.

"Adapun biaya operasional SDSN Tebet Barat 08 Pagi yang dibantu dari hasil sumbangan atau donasi dari seluruh warga sekolah SDSN Tebet Barat 08 pagi, salah satunya untuk memberikan tambahan gaji bagi guru guru honorer, listrik, Office Boy, Satpam sekolah, air minum di kelas (setiap kelas ada dispenser) untuk anak anak kami dan lain lain. Sumbangan ini dikumpulkan secara sukarela, ikhlas dan tanpa paksaan," tambahnya.

Mereka menilai pernyataan Arie tidak cermat dan bukti yang kuat. Mereka pun menuding anak buah Ahok itu cuma pencitraan.

"Seperti mencari pencitraan tanpa bertanya kepada warga sekolah SDSN Tebet Barat 08 Pagi. Tanpa pemeriksaan yang secara mendalam dan gegabah dengan menuduhkan pungli, Apakah kami salah membantu sekolah anak kami, hingga pihak diknas menyatakan ada pungli."

Disdik dan Ahok diminta tak seenaknya menjatuhkan nama sekolah. Mereka juga menagih janji pihak disdik untuk menyelesaikan pembangunan sekolah mereka yang sudah terbengkalai sejak 2 tahun lalu.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih