31 January 2015

Hari ke-35, istilah jenazah korban AirAsia diganti body parts

Merdeka.com - Karena banyak jenazah korban AirAsia QZ8501 yang kini ditemukan tidak utuh, di hari ke-35 pasca-tragedi maut itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur mengganti istilah jenazah dengan body part.

Dijelaskan Kabid Dokkes Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jawa Timur, Kombes Pol Budiyono, penggantian istilah ini karena kondisi jenazah yang ditemukan dan dikirim ke Surabaya, saat dilakukan pemeriksaan oleh Tim DVI, banyak yang tidak utuh.

Bahkan, dimungkinkan saat dimasukkan dalam peti jenazah, bercampur dengan potongan-potongan tubuh korban yang lain. "Untuk itu kami mengubah istilahnya menjadi body atau body parts," terang Budiyono di Mapolda Jawa Timur, Sabtu (31/1).

Budiyono melanjutkan, istilah body parts dipakai karena melihat kondisi jenazah yang ditemukan banyak yang berupa potongan-potongan tubuh. Sedangkan body merupakan tubuh masih lengkap atau utuh.

"Sehingga tidak menutup kemungkinan, jumlah body parts yang ditemukan bisa lebih banyak lagi jumlahnya. Bisa juga saat ditemukan itu, satu jenazah ada dua body parts. Tapi, semuanya tetap akan kami beri label. Untuk mempermudah identifikasi," tandas dia.

Seperti diketahui, hingga hari ke 35 pasca-kecelakaan AirAsia pada 28 Desember 2014 lalu, dari 155 penumpang plus tujuh awah pesawat, baru 76 korban yang ditemukan dan dikirim ke Surabaya untuk dilakukan identifikasi oleh Tim DVI Polda Jawa Timur.

Dari 76 jenazah itu, yang teridentifikasi hingga hari ini baru 64 orang. 12 sisanya masih dalam proses dan tersimpan dalam cold storage atau ruang pendingin.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih