"Saya nggak pernah ngomong gimana. Kalau kamu mau minta Pemprov DKI yang minta maaf ya kita tunggu surat somasinya, kita balas secara hukum," terang Ahok di Tebet, Jaksel, Selasa (10/6/2014).
Ahok tak mau berpolemik panjang-panjang. Pastinya kalau somasi disampaikan ke dia itu salah alamat karena Ahok tak pernah mengatakan Kemenpora menghambat proyek MRT.
"Sekarang Pak Suryo itu ngincar Ahok atau pemprov? Iya kan. Kalau somasi ke saya mah salah kamar kali. Masa ke Ahok? Aku enggak pernah ngomong kok. Itu kan Pemprov kan. Orang nggak ada salah minta maaf gimana," urainya.
Menurut Ahok sepenuhnya dia tak pernah merasa ada persoalan dengan Roy Suryo. Yang utama yakni bagaimana MRT bisa segera dibangun dan digunakan masyarakat.
"Enggak ada masalah, saya enggak pernah ngatain apa-apa kok. Cuma beliau pulang dari Halmahera, mungkin dilaporin bagian hukumnya, kompas tulis judulnya begitu. Saya biasa BBM sama beliau. Saya enggak ada pernah ngomong dihambat pusat. Justru malah saya marahin anak buah saya. Kenapa ada sertifikat, kenapa ada sertifikat enggak mau diserahin sama Menpora. Padahal Menpora tinggal nunggu dapat sertifikat, kemudian ngasih rekomendasi," tutup dia.
Dalam soal ini yang menjadi kendala yakni izin pembongkaran Stadion Lebak Bulus. Kemenpora tak mau memberikan izin bila lahan tukar guling belum diberikan. Dan baru pada Senin (9/6) sertifikat Taman BMW diserahkan ke Kemenpora.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih