25 June 2014

Isu HAM di Balik DKP, Jokowi: Memaafkan Nggak Masalah, Tapi Harus Jelas

Jakarta - Ketua Umum Hanura Wiranto dilaporkan tim Prabowo-Hatta ke Bawaslu soal pernyataannya terkait surat DKP yang berisi pemecatan Prabowo dari TNI. Bagi capres Joko Widodo, persoalan HAM dibalik rekomendasi itu seharusnya dijelaskan semua pihak yang terlibat.

"HAM, diumumkan biar jelas semuanya. Kita ini demennya yang nggak jelas," kata Jokowi itu di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (24/6/2014).

Menurut mantan walikota Solo ini, surat pemecatan itu sebagai bentuk pemaafan secara politik. Namun sebaiknya didahului oleh penjelasan dimana para korban yang diculik pada tahun 1998 itu.

"Politik memaafkan nggak masalah, tapi harus dijelaskan dulu. Yang nggak balik 13 orang itu, negara harus menjelaskan," ujar Jokowi.

"Siapa yang menculik? Meninggal dimana? Kuburannya dimana? Ya kita rekonsiliasi dimaafkan secara politik, tapi harus jelas dulu. Kita ini sukanya yang abu-abu," tambahnya.

Kemudian Jokowi menyinggung soal pernyataannya tentang dukungan kemerdekaan Palestina pada debat capres Minggu (22/4) lalu. Ia menyatakan sikap mendukung penuh adalah bentuk ketegasan dirinya, dan bukan wilayah abu-abu.

"Mendukung penuh kemerdekaan Palestina itu namanya tegas, dan mendukung Palestina masuk PBB itu jelas," tutup Jokowi.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih