DENPASAR, KOMPAS.com - Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menilai calon presiden Prabowo Subianto merupakan sosok pimpinan yang tak mudah dipengaruhi uang oleh asing. Hal itu sudah dibuktikan Prabowo ketika masih dinas di TNI.
Pastika bercerita, dirinya merupakan rekan seangkatan Prabowo di AKABRI. Bedanya, Prabowo memilih masuk Angkatan Darat, sementara dirinya memilih masuk kepolisian.
"Soal patriotsime, saya punya cerita pribadi, kebetulan beliau satu angakatan dengan saya di AKABRI," kata Pastika saat menghadiri kampanye terbuka di Lapangan Lumintang, Denpasar, Bali, Sabtu (28/6/2014).
Saat itu, ia dan Prabowo menjadi peserta latihan pertukaran tentara dengan angkatan bersenjata Australia. Latihan tersebut dilaksanakan selama enam minggu sejak Januari-Februari 1974. Pada minggu kedua latihan, setiap peserta diberi uang saku oleh pemerintah Australia.
Namun secara tegas, Pastika melanjutkan, Prabowo menolak uang pemberian tersebut.
"Kita semua heran karena kita butuh duit. Begitu kita tanya dia, kenapa mas kok tidak mau terima uang dari Australi? Dia jawab kita bukan tentara bayaran," katanya.
DENPASAR, KOMPAS.com - Gubernur Bali yang juga sekaligus ketua tim pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, I Made Mangku Pastika menyindir cara salam yang biasa digunakan calon presiden Joko Widodo. Menurutnya, Jokowi jarang membawa budaya Bali ketika menyapa simpatisannya.
Hal itu diungkapkan Pastika saat memberikan orasi dalam kegiatan kampanye terbuka yang dihadiri Prabowo di Lapangan Lumintang, Denpasar, Bali, Sabtu (28/6/2014). Pastika membandingkan cara salam yang biasa digunakan Prabowo dan Jokowi.
"Saudara-saudara sekalian. Kita orang Bali. Bangga Bapak Prabowo tampil di televisi yang kita lihat tidak pernah lupa mengatakan om swastiastu (salam khas Bali)," kata Pastika.
Sementara Jokowi, kata Pastika, hampir tidak pernah mengucapkan om swastiastu saat membuka salam kepada para simpatisannya.
"Kalau yang satu lagi baru kemarin (ucapin om swastiastu). Betul nggak?" tanya dia kepada ribuan simpatisan di hadapannya.
"Betul," jawab simpatisan itu.
Tak hanya soal salam, Pastika juga menyindir ketidakhadiran Jokowi dalam acara dialog kebudayaan dengan sejumlah budayawan di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta. Pastika yang meyaksikan dari televisi itu melihat Prabowo berdialog dengan budayawan.
Ia menilai, apa yang ditunjukkan Prabowo merupakan salah satu bentuk kepedulian mantan Panglima Kostrad itu terhadap kebudayaan di Indonesia.
"Tadi saya menyaksikan beliau hadir bertemu dengan para budayawan di televisi saya nonton, beliau bertemu dengan para budayawan di Jakarta sementara kedua capres diundang, capres yang satu lagi tidak datang, tanpa alasan yang jelas," katanya.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih