"Menang tebal kita," yakin Jokowi saat ditanya wartawan pada Selasa (8/4/2014) siang.
Khusus di DKI Jakarta, Jokowi juga meyakini hal sama. Menurut dia, meski suara Ibu Kota cenderung heterogen, dia telah memastikan kekuatan PDI Perjuangan melalui perangkat partai. Keyakinan Jokowi tersebut didasari pada masa-masa ketika iablusukan ke masyarakat.
"Tiap hari kan saya ke bawah. Saya bisa baca getaran itu," ucap Jokowi.
Mantan Wali Kota Surakarta tersebut juga yakin, serangan-serangan yang diluncurkan lawan politik tidak akan memengaruhi elektabilitas PDI Perjuangan di Indonesia.
"Kalau soal 'puisi-puisi' itu untuk hiburan rakyat saja, ndak apa-apa," tuturnya.
PDI Perjuangan menargetkan perolehan suara 27 persen dalam Pemilu Legistatif 2014. Semua calon anggota legislatif diberikan pembekalan sebagai persiapan untuk menghadapi pemilu tersebut.
"Untuk mencapai target itu, kami telah dan akan melakukan berbagai kegiatan, salah satunya kegiatan pembekalan ini," ujar Ketua DPD PDI-P Jawa Barat TB Hasanudin, beberapa waktu lalu.
Ini Mandat Pertama Jokowi sebagai Bakal Capres PDI-P
JAKARTA, KOMPAS.com- Satu hari menjelang pelaksanaan pemungutan suara pemilu legislatif, bakal calon Presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Joko Widodo alias Jokowi mengeluarkan mandat kepada seluruh kader PDI-P. Isinya, Jokowi meminta agar seluruh kader memastikan penyelenggaraan pemilu legislatif berlangsung adil dan jujur.
Berdasarkan gambar surat yang diterima dari internal PDI-P, surat yang ditulis tangan itu memuat empat instruksi Jokowi. Surat itu dibuat di Jakarta, Selasa (8/4/2014) pagi, dan beredar di jejaring sosial.
Di bagian bawahnya, terdapat tanda tangan dan tulisan nama Jokowi. Ini adalah surat pertama yang dibuat Jokowi dalam kapasitasnya sebagai bakal capres PDI-P. Berikut isi surat itu:
"Pemilu harus adil dan jujur, oleh sebab itu: 1. Pastikan KPU netral dan independen 2. Pastikan teknologi IT KPU tidak dimanipulasi 3. Pastikan Badan Intelijen atau aparat keamanan dan pertahanan nasional netral dan tidak memihak 4. Pastikan tidak ada money politics dalam pemilu"
Sebelumnya, PDI-P menjadi partai yang paling keras menyuarakan dugaan kecurangan pemilu. Wakil Sekretaris Jenderal Hasto Kristyanto menuturkan, kisruh Daftar Pemilih Tetap dan bilik suara yang menggunakan bahan kardus adalah segelintir indikasi kecurangan akan terjadi.
Hasto juga sempat mencurigai intelijen bermain dalam pemilu 2014. PDI-P bahkan sudah memetakan ada 21 potensi kecurangan yang terjadi. Oleh karena itu, partai ini sudah menyiapkan tim IT yang ditugaskan khusus untuk memantau kecurangan yang terjadi pada pelaksanaan pemungutan suara, perhitungan suara, hingga rekapitulasi suara.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih