"Hasi survei kami menyatakan bahwa 93 persen koresponden menyatakan tidak siap dipimpin oleh Ahok sebagai Gubernur," kata pemimpin anak muda PKS, Renold Darmasyah dalam konferensi pers di Galeri Resto & Cafe, Jalan Cikini Raya No.37, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Selasa (25/3/2014).
Menariknya, lanjut Renold, alasan penolakan Ahok bukan karena masalah etnis ataupun sara, tetapi terkait kepribadian Ahok dalam memimpin dan cara komunikasinya selama 1,5 tahun ini.
Beberapa alasan kenapa warga DKI tidak suka Ahok menjadi Gubernur yaitu Ahok dikenal sebagai pribadi yang arogan, sombong dan merasa paling pintar (24 persen), Ahok sosok yang tidak simpatik dan jauh dari budi pekerti (23 persen), Ahok tidak berbudaya dan beretika sebagai orang beragama (17 persen), Ahok terbiasa menyalahkan anak buah dan orang lain (17 persen), Ahok tidak menghormati pendapat orang lain (15 persen), dan lainnya (4 persen).
Sementara itu, terdapat persepsi kekhawatiran massal dari responden jika Ahok menjadi Gubernur, di antaranya Ahok akan melakukan serangkaian kebijakan program yang eksklusif dan sektarian (23 persen), hubungan kerja birokrasi Pemda DKI tidak akan harmonis (18 persen), akan semakin marak dekadensi moral di DKI seperti maraknya perjudian, legalisasi prostitusi, nepotisme pejabat untuk naik jabatan, dikesampingkannya aktivitas keagamaan (16 persen).
Ahok juga dikhawatirkan akan menghilangkan kearifan budaya lokal (budaya Betawi) dan mengganti dengan budaya liberal dan hedonis (15 persen), Ahok akan menjalani agenda antidemokrasi karena pribadinya yang arogan dan otoriter (12 persen), dan Ahok akan lebih mementingkan kelompoknya dalam pembangunan Jakarta (11 persen), dan lainnya (5 persen).
"Kami berpandangan bahwa aspirasi warga tersebut harus terus diperjuangkan. Pejabat publik yang tidak memiliki budi pekerti harus diganti dengan pejabat yang sederhana, amanah dan berbudi pekerti yang santun dan baik," kata Renald.
"Untuk itu kita akan menyampaikan survei ini ke tokoh-tokoh Islam di Indonesia, kita juga akan menyampaikannya ke struktur PKS di tingkat wilayah dan pusat agar PKS memelopori untuk menolak semua pejabat publik yang tidak santun dan berbudi pekerja yang baik," tandas Renald.
Survei ini dilakukan mulai Kamis (20 Maret) sampai Senin (24 Maret 2014), melalui survei tatap muka dan online. Total sampel 1.589 jajak pendapat yang digunakan meliputi 300 tatap muka dan 1.289 sampel online yang mewakili seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu.
Sampel responden mayoritas terdiri dari usia muda (17-40 tahun) yaitu 85 persen, usia menengah (40-55 tahun) yaitu 14,9 persen, dan usia lanjut (55 tahun ke atas) yaitu 0,1 persen.
(sus)
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih