05 April 2016

"Yang Melakukan Suap ya Swasta..."

Peneliti dari Lembaga Laboraturium Ilmu Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM) Rimawan Pradiptyo mengatakan, korupsi di Indonesia tidak hanya dilakukan oleh pejabat negara maupun kalangan politisi. Namun juga dilakukan oleh pihak swasta.
"Selama ini kita jarang terfokus pada korupsi swasta dan hanya melihat satu aspek korupsi sektor publik," ujar Peneliti dari Lembaga Laboraturium Ilmu Ekonomi Universitas Gajah Mada (UGM) dia, di Yogyakarta, Selasa (05/04/2016).
Rimawan mengungkapkan, kenyataanya korupsi di Indonesia tidak hanya dilakukan oleh pejabat negara dan politisi namun juga pihak swasta. Bahkan korupsi swasta seakan berjamaah, baik bekerja sama dengan politisi maupun pejabat negara.
"Memang sektor publik perlu diperbaiki, tapi kita juga harus melihat kasus korupsi lainya, dalam hal ini yang dilakukan swasta," ucapnya.
Biasanya, bentuk korupsi yang dilakukan oleh pihak swasta adalah di bidang pengadaan barang dan jasa dengan melakukan penyuapan. Berdasarkan data, pada tahun 2005 sampai saat ini, KPK menangani sebanyak 224 kasus suap.
"Siapa yang melakukan suap? Memangnya pegawai negeri?  Ya enggak bisa. Yang melakukan suap ya swasta," katanya.
Berdasarkan dari data yang dimiliki oleh Laboratorium Ilmu Ekonomi UGM sepanjang 2001 hingga 2015, terdapat 1.420 terpidana korupsi yang dilakukan politisi (legislator dan kepala daerah) dan swasta. Sedangkan dari kalangan PNS mencapai 1.115 terpidana.
"Bisa dilihat jumlahnya lebih besar dibandingkan PNS," kata dia.
Menurut dia, nilai total korupsi yang dilakukan oleh politisi dan swasta mencapai Rp 50,1 trilyun.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih