
"Saya lupa anggarannya. Mungkin untuk ini sekitar Rp 200-an miliar," ujar Mensesneg Pratikno di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Rabu (11/3/2015).
Menurutnya ada dua kegiatan, pertama pertemuan para kepala negara atau delegasinya yang diatur di bawah menteri luar negeri. "Kedua yang lebih rumit dari semua ini ialah mengenai dukungan keamanan, penerimaan, akomodasi dan lain-lain yang harus disiapkan kepada kepala negara dan rombongan," jelas Pratikno.
Pratikno menjelaskan ada sejumlah negara yang kategori tidak mampu, pembiayaan delegasinya ditanggung Indonesia. "Di sini lah pembiayaan cukup besar. Tamu itu mulai landing dari pesawat hingga nanti take off ke negaranya. Karena ini kepala negara, maka standarnya kepala negara," ungkapnya.
Sementara negara yang kategori mampu, ditanggung oleh sendiri.
"Pak wali kota sudah antisipasi dan cermat," ucap Luhut saat konferensi pers di Gedung Merdeka, Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, Rabu (11/3/2015).
Luhut mengungkapkan pernyataan tersebut setelah menyambangi Hotel Savoy Homann untuk menginap kepala negara dan Gedung Merdeka yang digunakan sebagai kegiatan KAA. Di luar hotel dan gedung tersebut yang berada di Jalan Asia Afrika, semua trotoar diperbaiki. Tembok Gedung Merdeka dan interiornya dipercantik.
Terlihat hadir dalam rombongan antara lain Menlu Retno Marsudi dan Mendag Rachmat Gobel, unsur Muspida Jabar serta Kota Bandung. Wali Kota Bandung Ridwan Kamil ikut mendampingi Luhut.
"Pak wali sudah mengidentifikasi dengan perbaikan-perbaikan untuk nanti menerima tamu dari 109 negara," kata Luhut.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih