13 March 2015

DPRD Minta Ahok Beradab Selama Bahas RAPBD

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menyatakan, pihaknya tidak pernah berniat menolak pembahasan evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2015. Ia pun meminta Gubernur Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama tidak mengeluarkan pernyataan yang berpotensi memancing kekisruhan. 

Taufik mengatakan hal ini saat memimpin rapat pertama pembahasan bersama evaluasi dari Kemendagri terkait RAPBD di Gedung DPRD DKI, Jumat (13/3/2015). "Pembahasan ini jangan diawali dengan statement buruk. Saya lihat di media, statementGubernur, 'Kalau memasukkan anggaran siluman, kita enggak mau'. Statement Gubernur itu tambah menyakitkan," kata Taufik.

Taufik mengaku sempat enggan membahas RAPBD DKI 2015 setelah mendengar pernyataan dari Ahok. "Tadinya rapat mau saya batalin. Seolah-olah pembahasan ini mau masukkan hasil rampokan," keluhnya.

Rapat yang digelar hari ini beragendakan pembahasan mengenai jadwal pembahasan bersama yang dilaksanakan pada pekan depan. Rapat tersebut menyepakati rapat perdana evaluasi RAPBD akan dibahas dalam rapat internal Banggar pada 16-18 Maret, pekan depan. Banggar akan rapat bersama dengan eksekutif yang diwakili oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Pada Kamis (19/3/2015), pimpinan DPRD akan meneliti lagi hasil evaluasi RAPBD 2015 dan penelitian itu akan disampaikan ke Banggar serta TAPD. Rapat terakhir rencananya akan digelar pada Jumat (20/3/2015) dengan agenda penyampaian hasil persetujuan evaluasi RAPBD 2015 ke Gubernur.

Selama pembahasan evaluasi, Taufik meminta agar Ahok bersikap santun. "Harus mulai dengan cara santun, baik, beradab, agar sama-sama enak," ujar politisi Gerindra itu.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih