
Jakarta -Siang ini, Presiden Badan Kerjasama Internasional Jepang atau Japan International Cooperation Agency (JICA) Akihiko Tanaka datang ke Istana, bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tanaka dan Jokowi sempat membahas rencana-rencana proyek masa depan yang bisa melibatkan JICA antara lain konektivitas antar pulau di Indonesia.
Usai pertemuan tersebut, Tanaka sempat juga menyatakan komitmennya membantu Indonesia dan pemerintah daerah khususnya DKI Jakarta untuk mengatasi kemacaten di ibu kota yang sudah parah.
JICA akan menuntaskan pembiayaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta tahap I Lebak Bulus-Bundaran HI yang didanai oleh JICA. Selain itu, JICA berkomitmen membantu membiayai proyek-proyek untuk mengatasi macet di Jakarta.
"JICA juga banyak tertarik dengan proyek-proyek yang saat ini atau ke depan yang akan dilakukan. Contohnya itu MRT yang sekarang ini utara-selatan, itu yang dari Lebak Bulus sampai Bundaran HI, itu kan juga atas kerjasama dengan jepang, dan itu proyek-proyek semacam itu kami ingin terus lanjutkan supaya kemacetan yang saat ini parah, yang terjadi di Jakarta ini bisa diatasi," kata Tanaka usai bertemu Presiden Jokowi di Komplek Istana, Jakarta, Kamis (12/2/2015)
Tanaka mengatakan, hasil pertemuannya dengan Jokowi tak membahas spesifik pembiayaan sebuah proyek yang akan melibatkan JICA. Dalam kesempatan itu, Jokowi menjelaskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah pemerintah Indonesia, termasuk konektivitas antar pulau.
"Kalau proyek yang spesifik, hari ini tidak dibicarakan, tapi seara global saja untuk proyek-proyek yang baru itu nanti detilnya akan dibicarakan kemudian," katanya.
Proyek MRT Koridor Selatan Utara Tahap I yaitu dari Lebak Bulus – Bundaran HI, sebagian besar pendanaan proyek MRT ini berasal dari pinjaman JICA sisanya dari APBN dan APBD. JICA telah memberikan komitmen untuk membiayai proyek ini sampai seluruh pekerjaan konstruksi Tahap I ini selesai.
Dukungan JICA diberikan dalam bentuk penyediaan dana pembangunan dalam bentuk pinjaman. Komitmen yang telah diberikan JICA terhadap bantuan pembangunan MRT ini adalah sebesar 125,2 miliar yen, sedangkan loan agreement yang telah diberikan 50,019 miliar yen, terdiri dari loan agreement No. IP-536 sebesar 1,86 miliar yen, dan loan agreement No. IP-554 sebesar 48,15 miliar yen.
(mpr/hen)
Usai pertemuan tersebut, Tanaka sempat juga menyatakan komitmennya membantu Indonesia dan pemerintah daerah khususnya DKI Jakarta untuk mengatasi kemacaten di ibu kota yang sudah parah.
JICA akan menuntaskan pembiayaan proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta tahap I Lebak Bulus-Bundaran HI yang didanai oleh JICA. Selain itu, JICA berkomitmen membantu membiayai proyek-proyek untuk mengatasi macet di Jakarta.
"JICA juga banyak tertarik dengan proyek-proyek yang saat ini atau ke depan yang akan dilakukan. Contohnya itu MRT yang sekarang ini utara-selatan, itu yang dari Lebak Bulus sampai Bundaran HI, itu kan juga atas kerjasama dengan jepang, dan itu proyek-proyek semacam itu kami ingin terus lanjutkan supaya kemacetan yang saat ini parah, yang terjadi di Jakarta ini bisa diatasi," kata Tanaka usai bertemu Presiden Jokowi di Komplek Istana, Jakarta, Kamis (12/2/2015)
Tanaka mengatakan, hasil pertemuannya dengan Jokowi tak membahas spesifik pembiayaan sebuah proyek yang akan melibatkan JICA. Dalam kesempatan itu, Jokowi menjelaskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah pemerintah Indonesia, termasuk konektivitas antar pulau.
"Kalau proyek yang spesifik, hari ini tidak dibicarakan, tapi seara global saja untuk proyek-proyek yang baru itu nanti detilnya akan dibicarakan kemudian," katanya.
Proyek MRT Koridor Selatan Utara Tahap I yaitu dari Lebak Bulus – Bundaran HI, sebagian besar pendanaan proyek MRT ini berasal dari pinjaman JICA sisanya dari APBN dan APBD. JICA telah memberikan komitmen untuk membiayai proyek ini sampai seluruh pekerjaan konstruksi Tahap I ini selesai.
Dukungan JICA diberikan dalam bentuk penyediaan dana pembangunan dalam bentuk pinjaman. Komitmen yang telah diberikan JICA terhadap bantuan pembangunan MRT ini adalah sebesar 125,2 miliar yen, sedangkan loan agreement yang telah diberikan 50,019 miliar yen, terdiri dari loan agreement No. IP-536 sebesar 1,86 miliar yen, dan loan agreement No. IP-554 sebesar 48,15 miliar yen.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih