Saluran air di Matraman saat ini (Edward/ detikcom)Pantauan di lokasi Rabu (11/2/2015), tumpukan tanah yang berada di sepanjang jalan raya Matraman telah dirapikan. Selain merapikan tumpukan tanah, aspal yang rusak akibat perbaikan saluran air juga telah diaspal rapi.
"Pengerjaannya sudah dilakukan sejak kemarin. Saat ini tinggal 15 % lagi," ujar Kepala Suku Dinas Tata Air Jakarta Timur, Yazied Bustomi, saat dihubungi detikcom.
Yazied mengatakan perbaikan saluran air sepanjang 1 kilometer telah dilakukan sejak 2014. Pengerjaan tersebut tidak tuntas lantaran kontraktornya tidak beres.
"Karena tak tuntas, kami pun akan mencabut izin perawatan dari kontraktor," ujarnya.
Ia mengatakan revitalisasi saluran air di jalan raya Matraman dilakukan dengan memperbarui kembali saluran air yang lama. "Tapi karena pengerjaan tidak maksimal makanya disetop terlebih warga sampai mengeluhkan masalah tersebut. Karena keluhan itu pula, akhirnya Sudin Tata Air Jakarta Timur segera mengambil tindakan," ungkapnya.
Sebelumnya warga mengeluhkan pengerjaan saluran air di Jalan Raya Matraman yang terkesan asal jadi. Sisa tumpukan tanah yang berada di pinggir jalan dikeluhkan warga lantaran membuat jalan jadi licin.
Saluran di Jl Raya Matraman ini memiliki panjang kurang lebih sekitar satu kilometer. Lokasinya dari perempatan lampu merah Matraman hingga ke Komplek Berlan.
Dua bulan lalu Sudin Tata Air Jakarta Timur melakukan revitalisasi saluran air dengan memperbarui Saluran air yang lama. perbaikan tersebut sempat mangkrak selama satu bulan. Pasca perbaikan saluran air menyisakan tumpukan tanah merah. Alhasil jika hujan turun maka jalan tersebut menjadi licin.
"Ini baru beres pertengahan Januari lalu," ujar Rio Manik (45) Warga Matraman kepada detikcom, Jumat (6/2/2015) pukul 10.00 WIB.
Rio mengeluhkan pekerjaan Sudin Tata Air Jakarta Timur karena dilakukan setengah hati. "Itu sebenarnya mereka niat atau enggak ya memperbaiki saluran Airnya. Masalahnya kalau niat harusnya ditata rapih lagi bukan seperti itu," lanjutnya.
Sebagai pengguna jasa angkutan umum, Rio meminta sudin Tata Air segera merapihkan saluran tersebut. Pasalnya keberadaan tumpukan tanah membuat jalan jadi licin. "Terlebih kalau hujan tumpukan tanah bikin jalan jadi licin. Dulu pernah ada orang naik motor terjatuh jalannya yang menjadi licin," tutupnya.



No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih