13 January 2015

Soal Kompensasi Korban QZ8501, Bos AirAsia: Kami Lihat Waktunya Akan Panjang

//images.detik.com/content/2015/01/13/4/172023_airasiaaksisar15.jpg
Jakarta -Presiden Direktur PT Indonesia AirAsia, Sunu Widyatmoko, menyatakan proses pemberian kompensasi kepada keluarga korban pesawat QZ8501 bisa memakan waktu lama. Maka dari itu, AirAsia menawarkan kompensasi awal.

Sunu mengatakan, maskapai asal negeri jiran itu akan mematuhi keputusan menteri perhubungan No.77 mengenai santunan korban. Jumlah yang akan diberikan minimal Rp 1,2 miliar per penumpang.

Saat ini, pemerintah masih melakukan identifikasi para korban pesawat nahas tersebut. Pihak AirAsia dan asuransi pun sudah mulai bergerak melakukan verifikasi untuk kebutuhan pencairan kompensasi.

"Verifikasi membutuhkan dokumen, kami lihat waktunya akan panjang," kata Sunu di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2015).

Nah, selama masa penantian ini, AirAsia menawarkan kompensasi awal Rp 300 juta kepada masing-masing keluarga korban.

"Karena dampak insiden ini menjadikan mereka (keluarga korban) mengalami kesulitan keuangan, kami menawarkan sejumlah uang tertentu untuk dapat diambil untuk membantu masalah ini," ujarnya.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sudah mendorong perusahaan asuransi mempercepat pembayaran klaim para korban. OJK berharap, akhir Januari 2015 pembayaran klaim asuransi sudah bisa cair.

"Uang sudah disiapkan oleh perusahaan asuransi, tinggal menunggu akta kematian dan akta ahli waris. Di akhir Januari ini diselesaikan pembayarannya," kata Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) Firdaus Djaelani saat acara konferensi pers di Menara Merdeka, Jakarta, pekan lalu.
(ang/dnl) 

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih