22 January 2015

Pengembang Swasta Dukung Pemprov DKI Bangun LRT

Contoh moda transportasi ringan berel (LRT) (getty images)















Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) hari ini mengumpulkan pengembang swasta untuk membahas proyek LRT (Light Rail Transit) alias rel kereta ringan. Rencana Pemprov DKI itu disambut positif oleh salah seorang petinggi pengembang swasta.

"Saya kira idenya bagus. Kita kan butuh transportasi yang bisa dibangun dengan segera. Kalau ini kan pembangunannya cuma 3 tahun saja. Saya sih optimis membantu transportasi Jakarta," tutur Presiden Direktur Pakuwon Group Stefanus Ridwan kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2015).

Menurutnya, ide pembangunan LTR lebih baik dan cocok diterapkan di Ibu Kota. Stefanus menegaskan pihaknya akan mendukung upaya Pemprov DKI itu guna meningkatkan transportasi menyambut Asian Games 2018 nanti.

"Kira-kira kita pengembang akan support-lah untuk proyek ini. Kita support pembangunan infrastrukturnya," lanjutnya.

Sebagai kompensasinya, Pemprov DKI akan memberikan koefisien luas bangunan (KLB) terhadap gedung-gedung yang dilewati LRT.

"Ada peningkatan KLB. Zona 300 meter dari situ. Intinya kan demi kesejahteraan warga Jakarta. Ini ide yang baguslah," kata Stefanus.

Dia melanjutkan sejauh ini pembicaraan terkait kompensasi baru sebatas KLB. Dia hanya menegaskan, pihaknya mendukung pembangunan proyek moda transportasi tersebut.

"Hanya KLB. Imbalnya secara detail kan belum ya. Nanti ada pembicaraan lagi. Tapi menurut saya satu ide yang cukup brilianlah yang bisa dilakukan dengan segera waktunya juga surprising bahwa 3 tahun sudah selesai," tutupnya. 

Adapun pengembang swasta yang ikut rapat hari ini bersama Ahok antara lain PT Jakarta International Expo, Agung Sedayu Group, Agung Podomoro Group, PT Intiland Development Tbk, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk, Lippo Group, Panin Group, PT Summarecon Agung Tbk dan Pakuwon Group.

Jakarta - Siang ini, sejumlah pengembang properti Ibu Kota mengadakan pertemuan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok). Apa saja yang dibahas, Pak?

"Kita mau minta mereka yang bangunkan LRT (Light Rail Transportation). Jadi kita sudah sampaikan bagaimana dasarnya, apapun temuannya, termasuk soal Asian Games. Kita juga infokan ke mereka soal kemungkinan rute-rute yang akan kita lewati," ujar Ahok.

"Kita suruh mereka bangunin, kompensasi KRB segala macam nanti barangnya dapat dioperasikan oleh BUMD," tambahnya.

Hal ini dikemukakannya usai mengadakan rapat tertutup dengan para pengembang di Ruang Rapim Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (22/1/2015). Menurut Ahok, mereka menyetujui rencana Pemprov DKI dengan baik.

"Mereka semua tanggapannya bagus, setuju. Senang-senang saja," lanjutnya.

Ahok menargetkan pembangunan paling lambat dimulai pada tahun depan. Ada pun pengembang yang rapat bersama Ahok siang ini antara lain Budayapo, Podomoro, Summarecon, Lippo Group, Sedayu, Intiland, Ancol, Jakpro, PRJ, Expo dan Panin Group.

Mantan Bupati Belitung Timur itu berencana pembangun LRT bisa diselesaikan dalam waktu 3 tahun. Dia juga sudah menyiapkan rute untuk moda transportasi tersebut, namun pihaknya saat ini ingin fokuskan pada 2 rute terlebih dahulu.

"Ini tanggal 30 Januari kita mau mereka masukin. Mereka mau gedung mana, ini kita lagi hitung berapa duit, soal rute juga sudah kita paparkan juga tadi semua. Ada 7 koridor, kita mau bangun 2 dulu, koridor 1 dan 7 yang dari Kelapa Gading sampai ke Kebayoran Lama terus dari bandara sampai PRJ. 2 Itu dulu yang kita kejar karena kita kejar dulu untuk Asian Games," terang Ahok.

Seraya berbalapan dengan waktu, Ahok juga mendorong agar desain segera diberikan padanya. Dia mensyaratkan, pengembang LRT haruslah perusahaan yang sudah biasa bergerak di bidang transportasi. Sebab, Ahok tidak ingin lagi nasib proyek Pemprov DKI seperti PT Monorail Jakarta (PT JM).

"Langsung desain, kita mau rancang tender, kita mau syaratkan perusahaan yang menang tender itu. Misalnya, yang sudah diatas 60-70 tahun mengelola kereta. (Untuk tender) Nanti kita atur," imbuhnya.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih