07 December 2014

Mengapa Jokowi Tetap pertahankan BBM Bersubsidi ???

//images.detik.com/content/2014/12/07/1034/183951_spbukramat.jpg

Jakarta -Usai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, pemerintah tengah mengkaji skema subsidi baru. Pemerintah berencana menerapkan subsidi tetap untuk setiap liter BBM.

Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, rencana ini akan dibahas oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pekan depan.

"Minggu depan akan dibicarakan dengan Presiden dan Wapres. Diusahakan sebelum akhir tahun. Presiden dan Wapres dulu, baru ke DPR," katanya dalam diskusi di Bimasena, Jakarta Selatan, Minggu (7/12/2014).

Kendati demikian, Sudirman memastikan harga BBM subsidi tidak akan berubah lagi dalam waktu dekat, baik itu naik maupun turun.

"Kita belum bicara itu. Kita siapkan skema subsidi dulu. Prinsipnya, kalau masih punya subsidi berarti harganya enggak boleh lebih tinggi dari harga pasar. Kedua, masyarakat diajak menanggung beban yang sebenarnya," ujarnya.

Skema subsidi baru ini diperkirakan bisa membantu pengendalian anggaran negara. Terutama bila terjadi fluktuasi harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah, yang sangat mempengaruhi anggaran subsidi BBM.

Dengan skema subsidi tetap, maka harga bensin Premium dan Solar bisa naik-turun. Pemerintah memberikan subsidi dalam jumlah tertentu, sementara sisanya mengikuti harga pasar atau keekonomian.

Jakarta -Kementerian ESDM berniat membabat habis mafia minyak dan gas (migas) di Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan dibentuknya Tim Reformasi Tata Kelola Migas yang biasa disebut tim pemberantas mafia migas.

Menurut Menteri ESDM Sudirman Said, praktik mafia adalah perilaku yang mengambil keuntungan dengan menggunakan kedekatan kepada kekuasaan. 

"Siapa mereka? Bisa siapa saja. Pejabat pemerintah, Pertamina, pedagang, politisi, pejabat pemda, dan sebagainya," ujarnya dalam diskusi di Bimasena, Jakarta Selatan, Minggu (7/12/2014). 

"Siapa pun yang ingin menghalangi usaha pembenahan itu, adalah bagian dari perilaku mafia. yang mancing-mancing supaya ribut, itu bagian dari mafia," tambahnya.

Ia memberi contoh, penangkapan Ketua DPRD Bangkalan yang terjadi beberapa waktu lalu itu termasuk bagian dari perilaku mafia. 

"Dia nyelip di tengah-tengah. Itu baru level kabupaten, bagaimana nasional?" Ujarnya.

Maka dari itu, kata dia, kabar bahwa Tim Reformasi Migas berantem dengan Pertamina bisa jadi yang diuntungkan adalah para mafia migas.

"Sebenarnya adem-adem saja. Tidak ada sesuatu yang dramatis. Yang muncul adalah statement sepotong, diolah begitu rupa, yang ketawa adalah para mafia migas," ucapnya.
(ang/ang) 

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih