Pada 7 Desember lalu, telah dilakukan penandatanganan kontrak pekerjaan pembangunan Bendungan Napun Gete, di Kabupaten Sikka, NTT antara Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II selaku pengguna jasa dan PT Nindya Karya (Persero) Wilayah VII selaku penyedia jasa.
Penandatanganan kontrak ini menandakan bahwa proses konstruksi sudah bisa dilaksanakan dengan penanggungjawab pelaksanaan adalah PT Nindya Karya.
Direktur Jenderal SDA, Imam Santoso mengatakan, saat rampung nanti, bendungan yang memiliki volume tampungan sebanyak 7,63 juta meter kubik ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar.
"Direncnakan dapat mengairi irigasi seluas 700 hektar, menyediakan air baku sebanyak 0,20 meter kubik per detik dan memiliki potensi pembangkit tenaga listrik sebesar 0,71 megawatt," kata Imam Santoso dalam keterangannya, Minggu (25/12/2016).
Pembangunan bendungan ini diharapkan rampung cepat. Apa lagi, kata Imam, proses pembebasan lahan untuk bendungan akan mendapat dukungan dari pemerintah daerah setempat.
"Seluruh lahan akan dibebaskan sepenuhnya oleh Pemkab Sikka dan masyarakat sendiri siap mendukung, 2016 ini baru bisa membebaskan 24 hektar, sedangkan sisanya sudah dianggarkan dalam APBD 2017, harapan kami pekerjaan ini tidak sampai 5 tahun," tutur Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera dalam keterangan yang sama.
Penandatanganan kontrak ini menandakan bahwa proses konstruksi sudah bisa dilaksanakan dengan penanggungjawab pelaksanaan adalah PT Nindya Karya.
Direktur Jenderal SDA, Imam Santoso mengatakan, saat rampung nanti, bendungan yang memiliki volume tampungan sebanyak 7,63 juta meter kubik ini akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar.
"Direncnakan dapat mengairi irigasi seluas 700 hektar, menyediakan air baku sebanyak 0,20 meter kubik per detik dan memiliki potensi pembangkit tenaga listrik sebesar 0,71 megawatt," kata Imam Santoso dalam keterangannya, Minggu (25/12/2016).
Pembangunan bendungan ini diharapkan rampung cepat. Apa lagi, kata Imam, proses pembebasan lahan untuk bendungan akan mendapat dukungan dari pemerintah daerah setempat.
"Seluruh lahan akan dibebaskan sepenuhnya oleh Pemkab Sikka dan masyarakat sendiri siap mendukung, 2016 ini baru bisa membebaskan 24 hektar, sedangkan sisanya sudah dianggarkan dalam APBD 2017, harapan kami pekerjaan ini tidak sampai 5 tahun," tutur Bupati Sikka, Yoseph Ansar Rera dalam keterangan yang sama.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih