24 August 2016

Tembak Kaki yang Ciutkan Nyali

Melumpuhkan para penjahat jalanan dengan menembak kaki mereka ternyata menurunkan angka kejahatan jalanan hingga rata-rata 80 persen. Jika sebelum ada aksi tembak kaki jumlah kasus kejahatan jalanan setiap pekan terjadi 9 sampai 10 kasus, maka setelah ada aksi tembak kaki, jumlah kasus yang muncul tinggal 1-2 kasus.

Kasus kejahatan jalanan yang dimaksud adalah pencurian dan perampasan sepeda motor serta kasus perampokan dengan para pelaku bersepeda motor.

Demikian disampaikan sejumlah kepala unit reserse kriminal di lingkungan Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat sepekan ini. Mereka adalah Kanit Reskrim Kepolisian Sektor Kalideres Ajun Komisaris Choiri, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng Poltar L Gaol, serta Kanit Reskrim Polsek Palmerah Inspektur Satu Hudawami yang akrab dipanggil Huda.

"Di wilayah kami, kejahatan jalanan paling menonjol perampasan barang atau sepeda motor yang dilakukan sekelompok pengendara sepeda motor berusia rata-rata di bawah 25 tahun," kata Huda.

Ia kemudian menyebutkan beberapa lokasi rawan di wilayah hukumnya, antara lain di Jalan Arjuna Raya, Arjuna Selatan, dan Arjuna Utara, sekitar Jalan Layang Tomang Raya, Jalan S Parman, dan Jalan Tali.

Aksi dilakukan pukul 11.00-17.00. "Para pelaku biasanya merampas telepon genggam atau sepeda motor," ujarnya.

Di Kalideres, lanjut Choiri, kejahatan jalanan paling menonjol adalah pencurian sepeda motor yang umumnya terjadi di kawasan padat penduduk. Sepeda motor yang disasar yang diparkir di gang-gang sempit di depan rumah pemilik.

"Jumlah kasusnya sepekan bisa delapan sampai 10 kasus," ucapnya.

Hal serupa seperti disampaikan Poltar terjadi di Tamansari. Setelah Choiri, Poltar dan timnya melakukan tembak kaki. Jumlah kasus pun merosot. "Tinggal satu dua kasus," kata Poltar.

Terakhir kali, awal Agustus lalu, Kanit Reskrim Polsek Palmerah Inspektur Satu Huda menembak satu dari sembilan perampok bermotor di Jalan Layang Tomang.
"Setelah peristiwa ini dimuat media, jumlah kasus kejahatan jalanan turun drastis," tuturnya.

Meski demikian, ujar Choiri, terapi kejut tembak kaki hanya bisa meredakan aksi kejahatan selama 3-4 bulan. Jika selama masa itu tak ada lagi tembak kaki oleh polisi, kejahatan kembali menjamur.

"Sampai terakhir saya jadi Kapolres Metro Jakbar, awal Agustus 2016, kejahatan paling menonjol masih terkait ranmor," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rudy Heryanto, Minggu (7/8) malam.

Pertimbangan rasional

Kriminolog Universitas Indonesia, Eko Hariyanto, berpendapat, merosotnya kejahatan karena polisi melakukan tembak kaki adalah cermin cara berpikir rasional penjahat.
"Para pencuri sepeda motor yang piawai lebih memilih tidak melukai, apalagi membunuh korbannya. Mereka sudah sangat paham tentang jeratan pasal KUHP," paparnya.

Menurut Eko, bahasa kekerasan di lingkungan para penjahat menjadi bahasa utama. Karena itu, sudah sepantasnya polisi melakukan bahasa kekerasan terhadap mereka.

"Para penjahat ini akan kembali berhitung untung rugi menghadapi risiko tembak kaki," ujarnya.

Namun, aksi tegas polisi biasa dihadang para pembela hak asasi manusia (HAM).
"Seharusnya pembela HAM ini sebatas mempersoalkan warga yang main hakim sendiri menghadapi pencuri atau perampas sepeda motor. Sebab, dalam banyak kasus, tindakan warga memang sering kebablasan," ujarnya.

"Jadi, konsistensi polisi bersikap keras terhadap penjahat jalanan harus dipelihara, bahkan ditingkatkan," tandasnya.

Bagi Eko, sepeda motor jadi target kejahatan. "Sebab, mudah dijual, dibawa, juga jadi alat kejahatan untuk kabur," ujarnya. Sebagian penjahat bahkan menerima pesanan dari calon pembeli atau penadah. Sebagian lain diam-diam bekerja sama dengan dealer sepeda motor.

Meski demikian, pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar mengingatkan, "Polisi hanya memperbaiki 'akibat', sedangkan untuk memperbaiki 'sebab', akar masalahnya ada di soal kemiskinan dan ketidakadilan."

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih