BANDUNG, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah Jawa Barat, Wawan Ridwan, terkejut dengan berita bahwa Komisaris Utama Bank BJB Tbk, Taufiequrrachman Ruki, ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi anggota pelaksana tugas pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Saya enggak tahu, kaget sekali," kata Ridwan setelah menerima delegasi Sudan di Gedung Sate Bandung, Rabu (18/2/2015).
Ruki sendiri, lanjutnya, baru dua atau tiga bulan menjabat sebagai komisaris utama Bank BJB Tbk.
"Karena kalau KPK itu kan jabatan harus dilepas semua. Harus yang jelas betul," kata Ridwan.
Dia menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar rapat terkait posisi Ruki di Bank BJB karena keputusan pengisian jabatan harus cepat dilakukan. Menurut dia, komposisinya tergantung keinginan dari Ruki.
"Jadi apakah dia lepas sementara terus balik lagi ke BJB. Atau ditunjuk Plt komisaris utama. Kalau hanya sementara Ruki di KPK, maka bisa saja posisinya dikosongkan," tambahnya.
Pihaknya memastikan untuk mengisi posisi Ruki tidak perlu memakai mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih