Sumedang -Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meresmikan waduk atau situ yang bertempat di kampus ITB, Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Proyek pembangunan Situ II seluas 2,6 hektar ini menghabiskan dana senilai Rp 5 miliar.
"Ini simbol kerja sama profesional ITB dan PU. Selain di ITB, ada juga tempat penampungan air di UI, UGM, dan ITS," ucap Basuki usai meresmikan Situ II, Selasa (17/2/2015).
Waduk tersebut termasuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Keberadaan situ yang memiliki daya tampung 35 ribu meter kubik ini sebagai bentuk konservasi yang memanfaatkan sumber air anak Sungai Cikeruh.
Fungsi situ adalah untuk penyedian air baku kampus ITB serta masyarakat sebelah hilir, irigasi, serta pengendalian banjir kekeringan. Selain itu keberadaan waduk tersebut bertujuan melengkapi sarana pendidikan, khususnya di kampus ITB.
"Di Indonesia masih butuh banyak situ. Harusnya di setiap kawasan itu ada tampungan-tampungan air. Banyak fungsinya. Tempat ini konservasi dalam arti menampung air sehingga jadi air tanah di sekitar sini," tutur Basuki.
Kementerian PUPR menggelontorkan uang miliaran rupiah untuk membangun Situ I dan II Jatinagor. Situ I senilai Rp 3,5 miliar yang lokasinya masih di area kampus ITB Jatinangor sudah beroperasi.
"Ini (Situ II) Rp 5 miliar," ucap Plt Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Mudjiadi.
Rektor ITB Kadarsah Suryadi merespons positif kerja sama dengan Kementerian PUPR.
"Situ ini bisa berdampak pada naiknya air sumur yang dimiliki masyarakat di sekitar kawasan ini. Sehingga masyarakat bisa lebih mudah mengambil air," ucap Kadarsah.
"Ini simbol kerja sama profesional ITB dan PU. Selain di ITB, ada juga tempat penampungan air di UI, UGM, dan ITS," ucap Basuki usai meresmikan Situ II, Selasa (17/2/2015).
Waduk tersebut termasuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Keberadaan situ yang memiliki daya tampung 35 ribu meter kubik ini sebagai bentuk konservasi yang memanfaatkan sumber air anak Sungai Cikeruh.
Fungsi situ adalah untuk penyedian air baku kampus ITB serta masyarakat sebelah hilir, irigasi, serta pengendalian banjir kekeringan. Selain itu keberadaan waduk tersebut bertujuan melengkapi sarana pendidikan, khususnya di kampus ITB.
"Di Indonesia masih butuh banyak situ. Harusnya di setiap kawasan itu ada tampungan-tampungan air. Banyak fungsinya. Tempat ini konservasi dalam arti menampung air sehingga jadi air tanah di sekitar sini," tutur Basuki.
Kementerian PUPR menggelontorkan uang miliaran rupiah untuk membangun Situ I dan II Jatinagor. Situ I senilai Rp 3,5 miliar yang lokasinya masih di area kampus ITB Jatinangor sudah beroperasi.
"Ini (Situ II) Rp 5 miliar," ucap Plt Dirjen Sumber Daya Air Kementerian PUPR Mudjiadi.
Rektor ITB Kadarsah Suryadi merespons positif kerja sama dengan Kementerian PUPR.
"Situ ini bisa berdampak pada naiknya air sumur yang dimiliki masyarakat di sekitar kawasan ini. Sehingga masyarakat bisa lebih mudah mengambil air," ucap Kadarsah.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih