16 February 2015

Kata Polisi soal Penganiayaan Brutal Siswi SMA: ini di Luar Kewajaran

Kata Polisi soal Penganiayaan Brutal Siswi SMA: ini di Luar Kewajaran
Bantul - Penganiayaan 9 orang terhadap siswi SMA di Yogyakarta, LA (18), sungguh brutal. Tak hanya tubuh yang dipukuli, tapi kemaluan korban jadi sasaran. Sebagian pelaku adalah siswi SMA teman korban.

"Kita katakan ini perbuatan para pelaku ini di luar kewajaran. Saya juga tidak tahu fenomena apa ini. Mereka kan kebanyakan pelajar dan perempuan tapi perbuatannya sungguh tidak wajar," kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP M Akbar Bantilan di Mapolres, Senin (16/2/2015).

Menurut Akbar, perbuatan para pelaku sudah tergolong sadis. Tidak hanya menyekap, para pelaku juga melakukan tindakan-tindakan yang tidak pantas terhadap sesama perempuan.

"Mereka mengikat tangan dan kaki, memasukkan botol ke kemaluan, itu kan tak masuk akal", tambahnya.

Pelaku adalah Rt (21), RZ (18), NK (16), IC (19), RS (16), WL (19), PD (18), NI (20) dan CD (20). Saat ini dua di antaranya sudah ditangkap, sisanya buron.

Penganiayaan tersebut berawal dari tato. Korban meniru tato pelaku Rt berupa Hello Kitty. Ia memamerkan tato di lengannya itu via BlackBerry Messenger dan menuliskan 'Bagus mana?'. Rt marah dan terjadilah cekcok melalui chatting. Rt menyuruh pelaku lain menjemput korban, Kamis (12/2).

Korban dibawa ke kos di kawasan Saman, Bangunharjo, Sewon, Bantul. Selama sehari, ia jadi sasaran pelaku. Disundut rokok, dipukuli, dan "dikerjai" kemaluannya. 

Polisi menjerat para pelaku dengan pasal 333 dan pasal 170 subsider 351 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Penganiayaan Siswi SMA Terkait Tato Hello Kitty Diotaki Janda Muda
Bantul - LA (18), siswi SMA di Yogyakarta menjadi korban kekerasan yang dilakukan 9 orang. Enam di antaranya berstatus pelajar (sebelumnya ditulis seluruh pelaku adalah pelajar). Aksi brutal ini diotaki oleh Rt, seorang janda muda bersama pacar laki-lakinya. 

Para pelaku adalah Rt (21), RZ (18), NK (16), IC (19), RS (16), WL (19), PP (19), NI (20) dan CD (20). Menurut Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP M Akbar Bantilan, kasus ini bermula dari perdebatan di BBM antara Rt dan LA karena persoalan tato.

"Rt ini berumur 21 tahun, statusnya janda muda dan tinggal di kos tempat penyekapan itu terjadi. Saat melakukan penyekapan dan penyiksaan itu, pacarnya juga turut serta," kata Akbar di Mapolres Bantul, Senin (16/2/2015).

Akbar yang tidak menjelaskan sebab-sebab perceraian Rt, menyebut pelaku tidak terima tatonya disamai LA, kemudian menyuruh Nk, Rs, dan Ic menjemput LA di sebuah kos di kawasan Berbah Sleman.

"Di kos itu sudah ditunggu, termasuk pacar Rt berinisial RZ. Lalu selama sehari semalam LA disiksa", ujarnya. 

LA dianiaya di wilayah Babarsari, Sleman, Kamis (12/2) sekitar pukul 21.00 WIB. Sepanjang waktu, ia dianiaya dalam keadaan tangan dan kaki terikat serta mulut dibungkam. Ia dipukuli beramai-ramai hingga lebam. Kemaluannya juga jadi sasaran 'penganiayaan'.

Korban lolos dari sekapan pada Jumat (13/2) sekitar pukul 13.45 WIB. Dia langsung melapor ke polisi. Tak lama kemudian, pelaku ditangkap.
LA (18), siswi siswi SMA di Yogyakarta menjadi korban penyekapan dan penyiksaan. Selain dipukuli dan disundut rokok, dia juga 'dianiaya' di bagian kemaluannya. Aksi brutal yang dilakukan 9 siswi (sebelumnya ditulis 8) orang ini dilatarbelakangi persoalan tato. 

Para pelaku adalah Rt (21), RZ (18), NK (16), IC (19), RS (16), WL (19), PD (18), NI (20) dan CD (20). Sebagian di antaranya bukan siswi SMA.

Kasat Reskim Polres Bantul, AKP M Akbar Bantilan, mengatakan persoalan ini dipicu perdebatan antara Rt dan La di Blackberry Messenger. "Perdebatannya tentang tato. Jadi Rt ini memiliki tato Hello Kitty di dada. Dan LA ini baru saja menato lengan kirinya dengan gambar yang sama," kata Akbar.

"Nah, Rt tidak terima tatonya disamai," tambahnya.

La yang tengah bermain di salah satu kos temannya di wilayah Babarsari, Sleman, Kamis (12/2) sekitar pukul 21.00 WIB dijemput oleh para pelaku dan dibawa ke indekos di wilayah Pedukuhan Saman, desa Bangungharjo, kecamatan Sewon, Bantul.

Di tempat kos itulah kejadian tragis terjadi. LA disekap sehari semalam. Sepanjang waktu, ia dianiaya 9 orang dalam keadaan tangan dan kaki terikat serta mulut dibungkam. LA dipukuli beramai-ramai hingga lebam.

"Korban juga disundut rokok, digunduli, dan dimasuki (kemaluannya dengan) botol berulangkali," ujar Akbar.

Korban akhirnya bisa lolos Jumat (13/2) sekitar pukul 13.45 WIB dan langsung melapor ke polisi.

Berawal dari tato, LA (18) disekap dan disiksa selama sehari semalam oleh 9 orang di tempat kos. Kemaluan siswi SMA itu jadi sasaran penganiayaan pelaku. Pelaku menggunakan botol bir dan botol bayi. Juga hand body dan lem cair. Benar-benar tak manusiawi.

Nasib tragis korban berawal saat ia dijemput oleh RS, NK, dan IC. Dengan dibonceng oleh RS, korban dibawa ke tempat kos Rt di Dusun Saman, Desa Bangunharjo, Sewon, Bantul, Kamis (12/2/2015) lalu. 

"Sesampainya di kos LA disuruh masuk. Ia langsung dibekap oleh CD dan ditendang Rt dan PD," kata Kasat Reskrim Polres Bantul AKP M Akbar Bantilan di Mapolres Bantul, Senin (16/2/2015).

Akbar menambahkan, korban sempat berontak dan akhirnya tangan dan kaki diikat menggunakan tali rafia oleh Ry. Teman pelaku berinisial IC tak tinggal diam dan membekap mulut korban dengan kaos. Total pelaku berjumlah 9 orang, 6 di antaranya berstatus siswi.

"Korban disundut rokok, digunduli, dan (kemaluannya) dimasuki botol berulang kali," jelas Akbar.

Berdasar foto yang diambil polisi, kepala korban di sisi kanan terlihat gundul, sementara di sisi kiri masih terlihat rambut dengan panjang sekitar 1 cm. Selain itu, muka korban juga lebam dan terlihat beberapa luka sudutan rokok di antaranya di bagian leher, pantat, lengan dan dada.

Polisi baru mengamankan 2 pelaku, sisanya masih diburu. Termasuk otak kejahatan ini, yakni janda muda berinisial Rt (21).

Menurut polisi, kasus ini terjadi hanya karena tato. Rt tak mau tato Hello Kitty ditiru korban. Rt memiliki tato di dada, sedangkan korban menato lengan kirinya dengan gambar yang sama. Korban memasang tatonya sebagai foto profil di BBM. Rt marah dan akhirnya terjadi perdebatan melalui BBM dan berujung penganiayaan.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih