Merdeka.com - Pengusaha Indonesia Arifin Panigoro memberikan 100 mesin pengelola sampah yang bisa dijadikan bahan gas memasak. Sampah domestik yang berasal dari rumahan itu kemudian akan menghasilkan energi panas untuk disalurkan menjadi gas.
Nah, dengan alat sederhana itu diharapkan masyarakat Bandung bisa lebih bijak mengolah sampah. Sehingga masyarakat tidak perlu lagi menggunakan elpiji.
Penyerahan alat pengelolaan sampah atau disebut Biodigester melalui Yayasan Solusi Bandung Bersama, dilakukan di halaman Pemkot Bandung yang diterima langsung Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, Sabtu (21/2).
"Hari ini kita melakukan serah terima biodigester yang disumbangkan oleh Pak Arifin Panigoro. Jumlahnya 100 dari komitmen 1.000," kata pria yang akrab disapa Emil tersebut kepada wartawan.
Dia menyebut, dengan alat tersebut metode konvensional yang selama ini dilakukan seperti sampah rumahan diangkut ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) lalu berujung di TPA, bisa dikurangi bebannya.
"Dengan 100 biodigeseter itu bisa mengurangi 15 ribu liter sampah per hari," terangnya.
Selain tenaga panas yang dihasilkan biodigester bisa diolah menjadi gas, lanjut dia, cairannya juga bisa dipakai sebagai pupuk. "Hasilnya jadi pupuk, cairan panasnya jadi gas. Ini akan melengkapi teknologi biodigester yang nanti akan diberikan oleh Jepang," ungkapnya.
100 mesin canggih ini akan disebar ke beberapa kecamatan yang bisa dijadikan percontohan. "Minimal satu kecamatan tiga percontohan. Diharapkan ini bisa benar-benar mengedukasi," tandasnya.
Arifin Panigoro yang merupakan bos Medco Grup itu mengaku ingin ikut sumbangsih kepada Bandung sebagai tempat lahirnya. Apalagi Bandung baru saja memeringati musibah 10 tahun longsornya TPA Leuwigajah.
"Semoga bisa terlaksana dengan ini, karena menyelesaikan sampah itu enggak gampang," tandasnya.
Arifin berharap 100 biodigester tersebut bisa menjadi contoh budaya baru di Bandung. Bukan tidak mungkin jika sukses, pihaknya mau menambah bantuan hingga 1.000 mesin biodigester.
"Ini satu unitnya Rp 10 juta. Sekarang baru 100 buah. Kalau sudah baik bisa 1.000 sampai 10 ribu (biodigester)," tandasnya.
Dalam kesempatan itu Arifin, Ridwan Kamil dan istrinya ikut melakukan demo alat biodigester. Alat berwarna hijau yang sudah berisikan sampah itu menghasilkan energi panas dan digunakan memasak. Bahkan pengamat kuliner Bondan Winarno juga hadir, dan ikut mencicipi hasil makanan yang dimasak memakai gas alat tersebut.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih