14 January 2015

PKL Sayur Buang Sampah di Kali, Jembatan Angke Dibongkar

Nur AzizahJembatan kali Angke di jalan Tubagus Angke dirobohkan dengan menggunakan alat berat, Rabu (14/1/2015)

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Jakarta Barat membongkar tiga dari lima jembatan di atas Kali Angke, Jelambar Baru, Grogol Petamburan. Pembongkaran dilakukan lantaran jembatan yang sudah tidak berfungsi itu sering digunakan pedagang kaki lima (PKL) sebagai lokasi berjualan pedagang sayuran. 

Banyak sampah yang dibuang ke kali membuat kawasan tersebut menjadi kotor. Sampah juga menumpuk di pinggir jembatan dan jalan raya yang menyebabkan jalan menjadi macet. 

Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi, mengatakan, pihaknya sudah melakukan penertiban dan menggalakkan sosialisasi larangan berjualan di lokasi tersebut. Tetapi, masih banyak PKL yang berjualan. 

"Kalau masih ada PKL yang berjualan, nanti akan diberi pidana ringan," kata Anas di lokasi penertiban, Rabu (14/1/2015).

Saat dilakukan pembongkaran, tak ada satu pun PKL yang berjualan. Sebab, Pemkot Jakarta Barat sudah menyosialisasikan pembongkaran sejak Senin (12/1/2015) lalu.
JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Anas Effendi bersama jajaran Suku Dinas Pekerjaan Umum, Pertamanan, dan Kebersihan di Jakarta Barat beramai-ramai membersihakan Kali Angke, Rabu (14/1/2015). 

Pertama, pekerja dibawah Suku Dinas Kebersihan mengangkut tumpukan sampah di pinggir kali Angke. Tujuh truk sampah dioperasikan untuk mengangkut sampah ke tempat pembuangan akhir di Bantargebang. 

Setelah itu, pekerja langsung membongkar jembatan Kali Angke. Satu alat berat ekskavator diturunkan untuk memudahkan pembongkaran. 

Pembongkaran dilakukan lantaran jembatan yang menghubungkan wilayah Penjaringan, Jakarta Utara dengan Tubagus Angke sering digunakan pedagang kaki lima (PKL) sebagai lokasi jualan pedagang sayuran. [Baca: PKL Sayur Buang Sampah di Kali, Jembatan Angke Dibongkar]

Akibatnya, sampah yang dibuang ke Kali Angke membuat kawasan tersebut menjadi kotor. Sampah juga dibiarkan menumpuk di pinggir jembatan yang menyebabkan jalan jadi semrawut. Menurut Anas Kondisi jembatan kali Angke juga sudah sangat membahayakan.

“Posisi jembatan itu sudah sangat rendah. Kalau banjir jembatanketutup air, bisa membahayakan orang yang lewat sana,” ujar Anas. 

Pembongkaran jembatan Angke menarik warga dan beberapa pengendara yang lewat. Rasa penasaran membuat mereka sengaja mengendarai motor dengan kecepatan rendah. Bahkan ada yang sengaja berhenti untuk sekadar mengambil foto. Akibatnya, sepanjang Jalan Tubagus Angke macet.
Nur AzizahJembatan kali Angke di jalan Tubagus Angke dirobohkan dengan menggunakan alat berat, Rabu (14/1/2015)

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih