01 January 2015

Adik-adik Pramuka Ini Giat Bersihkan Sisa Sampah Usai JNF di Monas

foto pramuka membersihkan monas (Reza/detikcom)
Jakarta - Kawasan Monumen Nasional (Monas) menjadi salah satu lokasi favorit untuk merayakan tahun baru. Meski panggung utama Jakarta Night Festival (JNF) berada di luar Monas, banyak juga masyarakat yang merayakan pergantian tahun di dalam Monas.

Karena alasan itulah adik-adik Pramuka dari Kwartir Daerah DKI Jakarta datang pagi-pagi ke Monas. Tujuan mereka hanya satu, yaitu membersihkan kawasan Monas dari sampah sisa perayaan tahun baru semalam.

"Memang ini program tahunan Pramuka Kwartir Daerah DKI Jakarta. Jadi ‎perwakilan Kwartir Pramuka dari lima daerah di Jakarta berkumpul untuk membersihkan kawasan Monas dari sisa sampah perayaan tahun baru," ungkap Fijay, salah satu peserta dari Kwartir Ranting Cilincing, Jakarta Utara, ketika ditemui detikcom di Kawasan Monas, Kamis (1/1/2015).

‎Kegiatan ini merupakan program rutin yang mereka lakukan tiap tahun. Ada kurang lebih 100 orang kader pramuka yang bertugas untuk membersihkan kawasan Monas dari sampah sisa perayaan tahun baru.

Para kader pramuka ini merupakan kader tingkat penegak laksana bantara atau setingkat SMU. Tak merasa jijik atau kotor karena harus memungut sampah, mereka justru senang karena dapat memberikan kontribusi langsung untuk kota Jakarta.

Rahmawati Suryana, siswi kelas X dari SMU‎ 76 Cakung, Jakarta Timur merupakan salah satu peserta. Rahma, begitu ia biasa disapa mengaku sedih melihat ibukota Jakarta yang selalu disorot karena sampahnya. Oleh karena itu ia merasa terpanggil untuk dapat memberikan kontribusi bagi kota tempat tinggalnya.

"Jakarta kan ibukota negara ya. Di luar negeri saja ibukota negaranya bagus, bersih tertata rapi. Masak kita kalah sama negara lain. Makanya ssaya merasa terpanggil untuk membersihkan Jakarta dari sampah," ungkapnya

Siswi lainnya, Sinta Andriani, dari SMU 83 Cilincing mengaku bahwa membersihkan sampah di Monas lebih baik daripada hanya tidur-tiduran di rumah ketika libur. Menurutnya, waktu libur sebaiknya dimanfaatkan dengan baik.

"Ya daripada libur di rumah saja nggak ngapa-ngapain. Saya rasa lebih baik membersihkan Monas, jadi melakukan kegiatan yang bermanfaat," paparnya.

Sampah kulit kacang, puntung rokok dan gelas plastik merupakan sampah paling banyak. Dikatakan Sinta, sampah biasanya terletak di daerah dekat pepohan di mana masyarakat sempat duduk dan menggelar tikar untuk merayakan tahun baru.

Baik Fijay, Sinta maupun Rahma mempunyai harapan yang sama. Mereka ingin kegiatan membersihkan sampah ini dapat memotivasi masyarakat lainnya, khususnya pengunjung Monas, untuk tidak membuang sampah sembarangan dan membuang sampah pada tempatnya.

"Jadi kita ingin memberi contoh langsung, soalnya kayaknya sudah banyak peringatan tertulis, sudah ada peraturannya tapi tetap saja banyak yang buang sampah sembarangan," tandas Fijay lagi.

Kegiatan membersihkan sampah tak hanya dilakukan di Monas. Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jakarta melakukan pembersihan sampah secara serentak di lima titik di Ibukota yakni di Monas, Kawasan Museum Fatahillah , Kota Tua, Kebun Binatang Ragunan dan Kawasan Terminal Blok M.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih