Merdeka.com - Para menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) berasal dari berbagai latar belakang kehidupan. Seperti Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dia mengaku sudah berkecimpung di dunia pertanian sejak masih mengenyam pendidikan SD.
"Visi misi, saya inikan dipercaya Menteri Pertanian, saya sudah sejak SD bertani. Pertanian tidak asing lagi, tahu kelemahannya tidak asing lagi, tahu kelemahan," kata Andi Amran kepada wartawan di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (26/10).
Selama lima tahun ke depan, Andi Amran akan fokus pada kedaulatan pangan, swasembada beras, jagung," lanjutnya.
Di lokasi sama, Menteri Perindustrian Saleh Husin mengaku bakal menyiapkan fisik dan mental untuk bekerja. Untuk program kerja, Saleh menunggu instruksi Jokowi.
"Sebelum terjun di politik, saya wiraswasta di industri, termasuk ada beberapa industri, industri air minum. Tentu keluarga senang, memberikan effort yang tinggi, harus menerima risiko kalau full 24 jam, saya tipe kerja keras dan Keluarga sudah dikomunikasi," kata Saleh.
Sedangkan Menko Politik Hukum dan Keamanan Laksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdijatno menceritakan dirinya baru diinfokan dipilih Jokowi jadi menteri pada Sabtu malam (25/10). Salah satu prioritas program kerjanya adalah membuat Indonesia jadi aman.
"Saya sering ketemu Pak Jokowi Jokowi di event-event partai tetapi tidak pernah ditawari.
Tadi malam dihubungi Mas Andi menghadap beliau, jam 10 malam, tanya-tanya
Minta diteruskan dari yang lama dan ditingkatkan. Tadi malam, tidak tahu menterinya," cerita Tedjo.
Lain dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Ferry Mursyidan Baldan, dia mengaku tidak akan bekerja 'full power', melainkan harus sinkron dengan kementerian lain.
"Jadi tidak boleh kita memulai tugas dengan apa orang yang full power, enggak boleh. Dibagikan tadi," lanjutnya.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih