Uu datang mengendarai mobil jeep. Ia menyetir sendiri, sementara sopirnya duduk di sampingnya. Saat akan parkir, petugas SPBE bernama Rohman, melarangnya untuk parkir. Ia meminta Uu memundurkan mobilnya. Sang bupati pun mengalah memundurkan mobilnya dan mencari tempat parkir lainnya.
Rohman baru menyadari kalau orang yang baru 'diusirnya' itu bupati, setelah diberitahu wartawan."Wah saya enggak tahu itu bupati," ujar Rohman. Menurutnya mobil bupati tadi menghalangi kendaraan pengangkut elpiji yang akan melakukan pengisian.
Meski sempat diwarnai insiden kecil namun sidak tetap dilakukan. Selain memeriksa kantor SPBE, bupati juga memeriksa proses pengisian elpiji tiga kilogram.
"Kelangkaan elpiji 3 kg di Tasikmalaya sudah terjadi hampir sebulan lalu. Kelangkaan diperparah setelah harga elpiji 12 kilogram naik drastis," ujar Uu di sela-sela sidak, Kamis (18/9/2014).
Sementara itu, pihak pengelola memastikan SPBE bukan jadi penyebab kelangkaan elpiji 3 kg di pasaran selama ini. Mereka menyatakan mengikuti aturan dari pertamina. "SPBE selalu memenuhi permintaan agen yang datang untuk mengisi elpiji," tandas pengelola.
Meski demikian, bupati menemumukan regulasi pengisian 3 kg yang lambat bisa jadi penyebab telatnya pasokan ked aerah terpencil. "Itu belasan truk yang akan mengisi elpiji 3 kg masih berjejer antre pengisian," ujarnya.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih