Jakarta -Calon Presiden Joko Widodo menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa di atas 7% per tahun, jika terpilih sebagai presiden. Namun, itu bisa tercapai dengan beberapa syarat.
Pertama, pria yang akrab disapa Jokowi ini mengatakan, iklim investasi dan regulasi berinvestasi seperti birokrasi yang bertele-tele harus dipangkas.
"Perizinan yang terlalu lama harus kita pangkas secepat-cepatnya agar investasi yang hadir betul-betul dia merasa dilayani. SIUP bisa online, IMBonline," kata Jokowi dalam debat capres di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jakarta, Minggu (15/6/2014).
Dia mengungkapkan, industri rumahan, atau industri yang masih tergolong industri kecil dan menegah, atau pun usaha kecil dan menengah harus mendapatkan insentif dan dukungan pemerintah.
"Industri yang ekspor dibuka seluas-luasnya, insentif sebesar-besarnya. Industri kecil yang rumahan, industri yang daerah yang kualitasnya sudah internasional mereka bisa kompetitif di dunia," jelasnya.
Dia juga mengatakan, fungsi duta besar Indonesia di seluruh dunia pun bisa didorong sebagai pelaku pemasaran produk-produk Indonesia.
"Cara seperti itu yang dibutuhkan negara ini. Saya pelaku 28 tahun menjadi pengusaha, ini bisa dilakukan asal negara hadir," katanya.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih