10 April 2014

Kadis Pertamanan Akan Periksa Bangku Taman di Jl Sudirman yang Rusak

bangku taman besinya hilang sebelah (Romi/pasangmata.com)
Jakarta - Bangku taman di Jalan Sudirman tepatnya di deretan perkantoran Bumi Putra tidak bisa diduduki lagi karena besi penyanggah hilang sebelah. Mendengar hal tersebut, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman, Andar Sunandar mengatakan akan memeriksa kejadian tersebut.

"Nanti patroli kami akan memeriksa apa indikasinya," ujar Andar kepada detikcom, Kamis (10/4/2014).

Andar mengutarakan, pihaknya akan berusaha kedepannya meningkatkan keamanan di sekitaran Jalan Sudirman. "Kita juga akan tingkatkan patroli dan akan segera memikirkan teknik-teknik lain agar tidak terulang," ujarnya.

Nandar mengaku, selama ini pihaknya sudah melakukan patroli di tempat-tempat diletakkannya bangku-bangku taman tersebut. "Kita setiap hari ada penyisiran dan punya patroli keliling. Biasanya keliling taman dan jalur hijau yang berada di Jalan Sabang, Kebon Sirih dan Ratu Plaza," tutupnya.

Dari foto yang diposting di <i>pasangmata.com</i>, Kamis (10/4/2014), terlihat sebuah bangku taman yang terletak di Jalan Sudirman tepatnya di dereta perkantoran Bumi Putra sudah tidak bisa diduduki lagi. Pasalnya, besi penyangga bangku hilang satu.

Padahal bangku tersebut ditanam dengan harapan tidak ada yang bisa mencuri atau memindahkan bangku. "Sebelumnya baik-baik saja. Tetapi pas tadi pagi saya lewat sudah hilang besinya setengah," ujar Romi pembaca detikcom saat dihubungi.

Ditanya Kenapa Dulu Tak Ada Program Bangku Trotoar, Kadis Pertamanan Tertawa


Jakarta - Penyediaan bangku-bangku taman yang dipasang di trotoar diakui para warga Jakarta sangat banyak manfaatnya. Bagi masyarakat ibu kota keberadaan bangku taman ini meskipun kelihatan sepele namun sangat penting sebagai fasilitas umum dari pemerintah daerah DKI.

Seorang warga yang biasa menggunakan bangku taman di trotoar, Yuhan, menilai pemasangan bangku-bangku tersebut sebagai terobosan yang sangat positif. “Manfaatnya banyak, saya bisa nunggu bis sekitar 30 menit-1 jam. Bisa pegal kalau berdiri terus," kata dia kepada detikcom, Jumat pekan lalu. 

Warga lain, Vicky, mengira pemasangan bangku dilakukan oleh pihak gedung. "Ternyata program Pemda DKI. Program ini membuat nyaman. Kita bisa santai gini sambil menunggu,” ujar Vicky saat ditemui detikcom, Jumat lalu. "Tambah lagi bangkunya, masih kurang."

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertamanan DKI, Yonatan Pasodung, ketika disinggung kenapa program penyediaan fasilitas bangku trotoar tidak dimulai sejak beberapa tahun silam karena ternyata sangat dibutuhkan warga, malah menjawab dengan tawa terkekeh. “Mestinya kamu yang jawab itu,” ucapnya seraya tertawa saat ditemui detikcom, Jumat lalu.



Namun dia kemudian menuturkan bahwa pengadaan bangku taman itu memang usulan Gubernur DKI yang baru, Joko Widodo atau Jokowi. 

“Ide beliau untuk memberi kenyamanan dan keamanan bagi pengguna trotoar, kalau yang capek bisa duduk sambil minum, nunggu bis," ungkapnya. "Nanti akan kita perkuat dengan jalur pelindung sehingga makin bagus.”

Jokowi, yang baru sekitar setahun menjabat Gubernur DKI memang diketahui sempat berjanji bakal membenahi dan menambah ruang-ruang terbuka di ibu kota, salah satunya menyediakan bangku-bangku taman di trotoar sebagai fasilitas umum. 

Kekurangan fasilitas bangku taman tak hanya di trotoar-trotoar. Di kawasan wisata Kota Tua yang setiap hari didatangi ratusan orang ternyata juga sangat minim kursi taman. 

Seorang warga yang sedang mengunjungi Kota Tua, Eko kurniansyah, menganggap setidaknya butuh 50-100 bangku lagi. "Karena sekarang kurang bangku tamannya, ya duduk sebisanya aja," ujarnya tersipu saat ditanya detikcom mengapa duduk di pot bunga, Ahad kemarin. 

"Perlu ditambahin bangku taman. Yang ke sini kan gak cuma orang Jakarta, turis juga banyak," tegas dia melanjutkan.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih