03 November 2013

BTP: Lurah-Camat Harus Patroli Cari Titik Genangan air

(Ahok.Org)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengakui saat ini saluran air di Ibukota belum sepenuhnya baik. Hujan dengan intensitas cukup besar pada Selasa 29 Oktober 2013 kemarin saja mengakibatkan banyak genangan.
“Lubang drainase di jalan kalau peninggian aspal, jadi ketutup. Buang sampah juga di situ, nggak pernah dibersihin, yang nyapu jalan juga buangnya ke situ,” kata pria yang kerap disapa Ahok di Balaikota DKI, Jakarta, Rabu (30/10/2013).
Masalah lain yaitu selokan di DKI sebagian besar berisi kabel-kabel karena tidak adanya saluran kabel. Alhasil, mengurangi volume lubang air. Walaupun air masih bisa mengalir turun, tetap tidak maksimal sehingga menimbulkan genangan.
Selain itu, pemakaian tanah di DKI juga cukup tinggi yang mengakibatkan penurunan tanah berpotensi menimbulkan genangan. Lalu, juga banyak dilakukan pengaspalan jalan yang kemungkinan besar menutup lubang ke saluran air.
“Itu juga masalah. Makanya, lurah camat harus lebih rajin patroli, aktif gerakkan satgas. Jadi tahu titik-titik genangan dimana dan cepat diselesaikan. Nanti tiap kali bisa ada peta genangan. Sekarang ada, cuma pasti ada perubahan, ada yang kurang ada yang nambah,” kata Ahok.
Tidak hanya meninggalkan genangan, hujan lebat di ibukota kemarin juga menyebabkan tumbangnya sejumlah pohon besar. Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan, solusi dari Pemprov DKI adalah menanam pohon di tengah trotoar kemudian langsung menebang pohon-pohon yang sudah tua.
“Harus diganti memang. Sudah terlalu tua, tapi kalau ditebang ribet kan? Makanya kita mau ubah, di tengah trotoar tanam pohon dulu. Setelah tumbuh baru ditebang yang tua-tua. Di trotoar kan adem. Orang bisa lewat kanan kirinya, justru motor yang enggak bisa lewat,” kata Ahok. [Liputan6.com]

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih