Merdeka.com - Ada cerita menarik dari sosok Fachrurrozi, gubernur DKI Jakarta tandingan yang dilantik ormas FPI di depan Gedung DPRD DKI Jakarta, beberapa waktu lalu. Pengakuan warga di sekitar tempat tinggalnya, dia belum membayar uang iuran warga.
Saat dikonfirmasi hal itu, pria yang ingin disapa dengan sebutan Bang Ozi itu menanggapi santai. Menurutnya, masalah itu tak perlu jadi persoalan besar.
"Itu tidak perlu dipersoalkan mungkin karena kesibukan beliau," kata Ketua Presidium Penyelamat Jakarta, Lutfi Hakim, saat mendampingi jumpa pers gubernur tandingan Fachrurrozi di Jl Jatinegara Timur 3 Rt4/4 Rawabunga, Jatinegara, Rabu (3/12).
Dia juga berdalih kemungkinan si petugas itu datang saat Bang Rozi tak ada di kediamannya.
"Mungkin saat yang bersangkutan nagih iuran tersebut, yang bersangkutan tak ada," tambahnya.
Ketua Gerakan Masyarakat Jakarta, Fachrurrozi, yang didaulat menjadi gubernur tandingan untuk DKI Jakarta, hari ini menggelar jumpa pers. Banyak hal dia paparkan, utamanya soal program kerja.
Meski hanya dilantik di depan Gedung DPRD DKI, dia merasa posisinya adalah legal. Memakai baju koko putih, kain sarung hijau dan peci hitam, Fachrurrozi tampak ditemani beberapa anak buahnya yang menyebut diri mereka sebagai presidium penyelamat Jakarta.
"Gubernur rakyat Jakarta itu bukan sensasi belaka tapi fakta, bersama seluruh komponen masyarakat dari segera golongan, termasuk lintas agama," katanya saat menggelar jumpa pers di salah satu kediamannya di Jl Jatinegara Timur 3 Rt4/4 Rawabunga, Jatinegara, Rabu (3/12).
Sebagai gubernur tandingan, dia juga sudah memiliki visi misi dalam membangun Jakarta.
"Kami mau jadikan Jakarta yang religius, agamis, aman dan nyaman," tambahnya.
Dia pun akan melakukan blusukan seperti yang pernah dilakukan Joko Widodo saat menjadi gubernur. Bedanya, dia tak mau diekspos media.
"Kami blusukan enggak perlu media tahu," katanya.
Fachrurrozi juga mengusung sikap revolusi mental dalam kepemimpinannya. Tapi berbeda dengan Jokowi.
"Kalau Ahok bukan revolusi mental, revolusi mental omdo, sudah kaya perempuan, banyak ngomong. Revolusi mental kayak gitu pernah dipakai PKI, kalau Fachrurrozi revolusi mentalnya berharap Jakarta lebih berkah," tegasnya.
Dia juga berpesan agar DPRD DKI menolak pembahasan APBD yang disetorkan Ahok. "Selain itu usut kasus Transjakarta," janjinya.
Gubernur tandingan DKI Jakarta Fahrurrozi Ishaq punya cara untuk menyelesaikan persoalan di ibu kota. Termasuk banjir.
Fahrurrozi akan melakukan hal sama seperti Joko Widodo saat menjadi gubernur, yaitu blusukan. Namun, Fahrurrozi menegaskan, gaya blusukan dirinya dengan Jokowi berbeda.
"Jelas beda blusukannya. Blusukan Jokowi hanya cari popularitas. Blusukan Bang Ozi masukan teman diri bawah," kata Bang Ozi dalam keterangan persnya di Jatinegara Jakarta, Rabu (3/12).
Bang Rozi yakin, setiap kali blusukan akan dapat menyelesaikan masalah. Ini akan berbeda dengan yang dilakukan Jokowi.
"Bang Rozi datang sudah berdasarkan hasil kajian di lapangan, bukan cari popularitas, seperti masuk got. Itu bedanya," ujarnya.
Bang Rozi menegaskan, dia mau menjadi gubernur tandingan setelah ada desakan dari masyarakat Jakarta. "Ini gubernur keinginan rakyat Jakarta yang ingin hadir sebagai gubernur baru," ujarnya.

No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih