13 June 2016

Gus Ipul: Kalau Warung Itu Tidak Pantas Dibuka, Tidak Usah Dibuka


KOMPAS.com/ANDI HARTIKKetua PBNU Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul (tiga dari kanan) saat acara khataman di Masjid Baitul Falah di depan kediamannya, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Minggu (12/6/2016) malam.


Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Syaifullah Yusuf, mengatakan, polemik tentang warung makan yang buka di siang hari saat Ramadhan erat kaitannya dengan kesadaran masyarakat itu sendiri.
Menurut Syaifullah, pemilik warung harus menyadari apakah warung tersebut pantas untuk dibuka atau ditutup.
"Sebenarnya ini kesadaran sendiri saja. Kalau warung itu tidak pantas dibuka, tidak usah dibuka. Menyadari sajalah," katanya seusai acara khataman di kediamannya, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Minggu (12/6/2016) malam.
Hal itu disampaikan oleh Gus Ipul, sapaannya, menanggapi penyitaan terhadap barang dagangan di warung makan milik Saeni di Kota Serang, Banten, Rabu (8/6/2016).
Setelah kejadian itu, muncul polemik soal warung yang buka di siang hari saat Bulan Ramadhan. Sebagian pihak menganggap bahwa hal itu merupakan tindakan intoleran.
Menurut Gus Ipul, kebijakan tentang larangan warung makan buka di siang hari saat Ramadhan harus disesuaikan dengan kondisi wilayahnya.
"Misal di Tejowangi (desa di Kabupaten Pasuruan), buka warung itu tidak pantaslah. Kalau di Pasuruan, mungkin ya (dilarang buka siang hari). Tapi kalau di kota-kota besar, di Surabaya, kudubuka," kata Wakil Gubernur Jawa Timur itu.

No comments:

Post a Comment

http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih