Jakarta - Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin sudah dua kali mangkir dari panggilan penyidik KPK untuk diperiksa dalam kasus korupsi wisma atlet Palembang. KPK langsung melayangkan panggilan kembali kepada Alex untuk diperiksa hari Senin (20/4) pekan depan.
"Pak Alex tadi beralasan ada urusan pemerintahan, sehingga langsung dijadwalkan akan diperiksa hari Senin pekan depan," kata Kabag Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha, Kamis (16/4/2015).
Melalui bagian Humas dan Protokol Pemprov Sumsel, Alex mengungkapkan alasan ketidak hadirannya hari ini. Alex disebut tengah menjalankan tugas pemerintahan sebagai gubernur.
"Hari ini Pak Gubernur ada kegiatan Musrenbang RKPD Provinsi Sumsel dan beberapa kegiatan audiensi di Palembang," kata Kabiro Humas dan Protokol Sumsel, Zaki Aslam.
Pada panggilan pertama, Alex juga mangkir dari panggilan penyidik. Saat itu, Alex tak memberikan alasan ketidak hadirannya.
Gubernur Sumsel itu sedianya akan diperiksa sebagai saksi untuk mantan anak buahnya, Rizal Abdullah yang terjerat kasus korupsi pembangunan wisma atlet Sea Games di Palembang. Wisma atlet Palembang dibangun untuk kebutuhan Sea Games 2010.
Saat itu, Pemprov Sumsel membentuk panitia lokal untuk mengurusi proyek ini. Rizal Abdullah ditunjuk oleh Alex Noerdin untuk menjadi ketua komite pembangunan.
Salah satu perusahaan pemenang tender dalam proyek ini adalah PT Duta Graha Indah yang diketahui milik Muhammad Nazaruddin, terpidana dalam kasus serupa. KPK juga tengah menyidik proyek milik PT DGI ini. Apalagi, Nazaruddin juga diketahui memainkan proyek wisma atlet Sea Games dengan menggunakan PT DGI.
Rizal Abdullah sudah mengakui telah menerima uang dari PT DGI. Kini, KPK tengah mengejar penerima commitment fee 2,5 persen yang dijanjikan PT DGI agar bisa memenangkan proyek wisma atlet.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih