JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan nasibnya sebagai Gubernur DKI ditentukan oleh keputusan Mahkamah Agung (MA). Sehingga DPRD tidak mudah memakzulkannya hanya karena etika dan norma seperti yang selama ini ditudingkan padanya.
"Apapun mereka mau ngomong terserah saja, yang mutusin saya salah enggak salah kan di Mahkamah Agung. Iya kan? Sederhana kan? Yang memutuskan saya dipidana atau dipecat dari gubernur itu MA, silakan saja (tim angket) mengundang ahli mau ngomong apapun," kata Basuki, di Balai Kota, Kamis (26/3/2015).
Lagipula, menurut Basuki, angket ini adalah hal yang lucu. Sebab, angket ini diselenggarakan oleh anggota DPRD yang berselisih dengannya dan sang hakimnya pun adalah anggota DPRD itu.
Selain itu, proses angket sudah berjalan keluar dari konteks sebelumnya, yakni menyelidiki kesalahan Pemprov DKI, dalam hal ini Basuki, yang mengirim dokumen RAPBD, yang dianggap palsu oleh DPRD, ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Setelah memanggil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) DKI dan konsultan e-budgeting, tim angket sempat memanggil Deputi Gubernur bidang Pariwisata dan Kebudayaan DKI Sylviana Murni serta Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) DKI Sarwo Handayani.
Pemanggilan dua pejabat publik itu untuk menyelidiki keterlibatan istri Basuki, Veronica Tan dan adik Basuki, Harry Basuki, dalam rapat revitalisasi Kota Tua. Tim angket ingin menyelidiki alasan kedua anggota keluarga Basuki duduk di kursi pimpinan. Menurut tim angket, karena kehadiran Veronica dan Harry di rapat itu ditengarai ada nepotisme di program revitalisasi Kota Tua.
Belakangan ini, tim angket justru menyelidiki norma dan etika Basuki sebagai Gubernur DKI. Kini, tim angket mengundang pakar hukum, tata negara, dan komunikasi publik untuk menyelidiki etika dan norma Basuki.
"Mereka mau nyingkirin saya, nasib saya bukan di tangan mereka, tapi di tangan MA. Silahkan saja nyogok MA, kalau bisa disogok. Jangan sampai mereka lupa dari saya, saya itu enggak peduli enggak jadi Gubernur, cuma saya akan pastikan selama saya di sini (jadi Gubernur), 1 sen pun anda enggak bisa curi," kata Basuki.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih