Ahok: Aku kira bahasa toilet biasa saja
Merdeka.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sempat mengumpat dengan kata-kata toilet saat segmen wawancara Kompas TV yang ditayangkan secara langsung (live). Wakil Presiden Jusuf Kalla juga sempat mengingatkan Ahok untuk tidak berkata kasar dan merendahkan.
Namun, Ahok menegaskan, apa yang disampaikan dirinya tersebut bukan hal baru. Bahkan, dia menilai, kata-kata yang digunakan untuk mengumpat sudah biasa dikenakan.
"Aku kira bahasa toilet biasa saja, tapi ternyata kasar," ungkapnya di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/3).
Bahkan, Ketua DPD DKI Jakarta AM Fatwa sempat menyarankan mantan Bupati Belitung Timur ini untuk menggunakan juru bicara. Namun, masukan tersebut tidak mendapatkan respons baik dari suami Veronica Tan ini.
"Kalau sekarang saya pakai jubir, kalian tanya ke saya tapi saya bilang jubir yang jawab mau nggak? Gua rasa kalian langsung pulang nggak mau datang lagi," katanya kepada wartawan.
Seperti diberitakan, umpatan 'ta*k' yang dilontarkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dalam segmen wawancara di Kompas TV berbuntut panjang. Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat menjatuhkan sanksi administratif penghentian sementara segmen wawancara pada program jurnalistik 'Kompas Petang' terkait kisruh dengan DPRD DKI Jakarta itu.
KPI menilai, program acara Kompas TV yang disiarkan secara langsung (live) pada Selasa, 17 Maret 2015 pukul 18.18 WIB dikategorikan sebagai pelanggaran atas norma kesopanan, perlindungan anak-anak dan remaja, pelarangan ungkapan kasar dan makian, serta melanggar prinsip-prinsip jurnalistik.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih