Pilot Hercules Ini Sudah Prediksi Area Jatuhnya QZ8501 di Selat Karimata Sejak Hari Pertama
Pesawat Hercules TNI AU A-1323 merupakan pesawat pertama yang melakukan penyisiran untuk mencari pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura yang hilang kontak sejak Minggu (28/12) pagi lalu. Hercules yang saat itu dipiloti oleh Mayor Pnb Akal Juang langsung diterjunkan pada siang harinya untuk menyusuri wilayah tempat AirAsia QZ8501 terakhir terdeteksi yaitu di Perairan Tanjung Pandan.
"Kami pesawat pertama yang mencari dari pukul 13.00-19.00 WIB. Sudah harus terbang dalam 1 jam sejak perintah dikeluarkan di mana pada saat itu posisi kami ada di rumah," ujar Mayor Akal kepada detikcom di Lanud Halimperdanakusuma, Jaktim, Rabu (31/12/2014).
Akal pun mengaku, setelah mendapat informasi mengenai data-data hilangnya AirAsia jenis Airbus A-320 itu, ia bersama tim yang berangkat sudah memprediksi di mana wilayah jatuhnya pesawat. Namun akibat beberapa kendala, tim pulang tanpa membawa hasil.
"Waktu itu kami pertama dan harus menjangkau area yang sangat luas sendiri. Cuma saat itu belum muncul tanda-tanda. Tapi kami sudah memperkirakan di situ lokasinya," kata pria asal Yogyakarta tersebut.
Dalam operasi pencarian pesawat yang kemungkinan jatuh di laut, Akal mengatakan pilot dan tim pesawat harus tahu mengenai beberapa hal. Seperti lokasi tempat terakhir pesawat terdeteksi, cuaca, dan berapa lama jarak waktu kejadian sampai tim akan bergerak ke sasaran lokasi.
Fenomena alam setempat menjadi poin penting dalam operasi penyusuran. Seperti arus laut, rute pesawat hilang, waktu lost contact dan sebagainya
Jakarta - Lokasi serpihan dan korban pesawat AirAsia ditemukan di Selat Karimata-Laut Jawa, sebelah selatan Pangkalan Bun melalui penyisiran dari udara pada hari ketiga, Selasa (30/12/2014). Pilot TNI AU memprediksi area jatuhnya pesawat beradai perairan tersebut sejak hari pertama.
Pesawat Hercules TNI AU A-1323 merupakan pesawat pertama yang melakukan penyisiran untuk mencari pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura yang hilang kontak sejak Minggu (28/12) pagi lalu. Hercules yang saat itu dipiloti oleh Mayor Pnb Akal Juang langsung diterjunkan pada siang harinya untuk menyusuri wilayah tempat AirAsia QZ8501 terakhir terdeteksi yaitu di Perairan Tanjung Pandan.
"Kami pesawat pertama yang mencari dari pukul 13.00-19.00 WIB. Sudah harus terbang dalam 1 jam sejak perintah dikeluarkan di mana pada saat itu posisi kami ada di rumah," ujar Mayor Akal kepada detikcom di Lanud Halimperdanakusuma, Jaktim, Rabu (31/12/2014).
Akal pun mengaku, setelah mendapat informasi mengenai data-data hilangnya AirAsia jenis Airbus A-320 itu, ia bersama tim yang berangkat sudah memprediksi di mana wilayah jatuhnya pesawat. Namun akibat beberapa kendala, tim pulang tanpa membawa hasil.
"Waktu itu kami pertama dan harus menjangkau area yang sangat luas sendiri. Cuma saat itu belum muncul tanda-tanda. Tapi kami sudah memperkirakan di situ lokasinya," kata pria asal Yogyakarta tersebut.
Dalam operasi pencarian pesawat yang kemungkinan jatuh di laut, Akal mengatakan pilot dan tim pesawat harus tahu mengenai beberapa hal. Seperti lokasi tempat terakhir pesawat terdeteksi, cuaca, dan berapa lama jarak waktu kejadian sampai tim akan bergerak ke sasaran lokasi.
Fenomena alam setempat menjadi poin penting dalam operasi penyusuran. Seperti arus laut, rute pesawat hilang, waktu lost contact dan sebagainya
Badan SAR Nasional (Basarnas) menegaskan tak ada jenazah yang ditemukan dengan memakai pelampung. Hanya ada jenazah pria yang mengapung di dekat pelampung atau life jacket.
"Jadi ditemukan satu korban, ada laki-laki dan pelampung. Ditemukan terpisah, jasad itu tidak memakai pelampung," tegas Deputi Operasi Basarnas Mayjen TNI Tatang Zaenuddin, Rabu (31/12/2014).
Jenazah pria itu sudah dibawa ke KRI Bung Tomo. Demikian juga pelampung dari AirAsia itu.
"Jadi sejauh ini tak ada jenazah yang memakai pelampung," tegas dia.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih