BENGKULU, KOMPAS.com — Azan dzuhur berkumandang dari mushala di lingkungan kantor Gubernur Bengkulu. Satu per satu staf dan PNS memasuki mushala tersebut untuk menunaikan ibadah.
Seperti berpacu dengan staf dan PNS yang ingin beribadah di pintu masuk mushala, belasan bocah sudah berbaris mendekat ke jemaah yang hendak masuk mushala.
"Pak, tunjangan hari raya (THR)-nya, bagi saya," kata Randy, salah seorang siswa kelas V SD di Kota Bengkulu.
Dia tak sendiri. Sudah dua hari ini, bersama belasan rekan bermainnya, Randy berburu THR dari para PNS di lingkungan Pemprov Bengkulu.
Randy mengaku mendapatkan uang sekitar Rp 20.000 per hari dari aktivitas ini. Menurut dia, uang tersebut akan digunakan untuk jajan.
Menurut Randy, aktivitas berburu THR adalah kegiatan rutin yang dilakukannya di Pemprov Bengkulu. Fenomena ini tidak saja dilakukan bocah Randy dan rekan-rekannya.
Bahkan ada pula kaum ibu dengan membawa anak menunggu THR di sekitar kantor Gubernur Bengkulu. Berbeda dengan Randy, para kaum ibu tersebut terlihat berlari saat melihat wartawan.
"Dek, tak usah difoto-foto," ujar salah seorang ibu sambil menjauh menghindari wartawan.
No comments:
Post a Comment
http://www.youtube.com/user/dimensinet
http://www.youtube.com/user/MrLovemata
https://twitter.com/LoVeMaTa
Mohon untuk di Jempol dan di SUBSCRIBE yah gan. Terima Kasih